Dipublish pada:
DTPEDULI.ORG | PIDIE JAYA — Tim DT Peduli Posko Pidie Jaya melakukan koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat. Koordinasi ini dilakukan sebagai langkah strategis menyusun program pemulihan (recovery) pascabanjir, sekaligus memastikan bantuan yang diberikan selaras dengan kebutuhan paling mendesak di lapangan.
Kunjungan tersebut juga menandai transisi penanganan dari fase tanggap darurat menuju pemulihan. Dalam masa tanggap darurat, fokus utama penanganan diarahkan pada penyelamatan, pemenuhan kebutuhan dasar penyintas, serta distribusi bantuan awal. Seiring kondisi yang mulai terkendali, DT Peduli bersama BPBD mulai memetakan langkah-langkah lanjutan agar recovery dapat berjalan lebih cepat, terukur, dan tepat sasaran.
Dalam koordinasi tersebut, kedua pihak membahas kondisi terkini wilayah terdampak, data lapangan, titik-titik prioritas, serta rencana aksi pemulihan yang akan dilakukan bertahap.
Menurut Hartono Ardillah Fattah, Relawan DT Peduli, sinergi ini penting untuk memastikan program recovery tidak tumpang tindih, sekaligus memperkuat kolaborasi antara lembaga kemanusiaan dan pemerintah daerah dalam pemulihan kehidupan masyarakat.
“Kita butuh data primer agar bantuan yang diberikan tepat sasaran,” kata Hartono.
Tim DT Peduli menyampaikan komitmennya untuk terus hadir mendampingi warga terdampak melalui program-program recovery yang berorientasi pada pemulihan kebutuhan dasar, kebersihan lingkungan, serta dukungan pemulihan aktivitas warga.
DT Peduli berharap, hasil koordinasi ini menjadi pijakan kuat untuk langkah strategis berikutnya di Pidie Jaya, sehingga pemulihan pascabanjir bisa berjalan lebih cepat dan memberi dampak nyata bagi para penyintas.
Baca juga: DT Peduli Salurkan Tangki Air Bersih untuk Penuhi Kebutuhan Sanitasi Pengungsi di Pidie Jaya
Penyunting: Agus ID