Dipublish pada:
DTPEDULI.ORG | BANDUNG – Rabu (27/5/2026) pagi itu di Desa Busia, sebuah wilayah di Busia County (setara kabupaten), Kenya, riuh rendah suara bahagia menyambut daging qurban. Melalui program Qurban Impact, DT Peduli berkolaborasi dengan Rahma Relief Foundation menyalurkan amanah hewan qurban dari masyarakat Indonesia.
Sebanyak 43 ekor hewan qurban, yang terdiri atas 30 ekor kambing, 10 ekor sapi, dan 3 ekor unta, disembelih, kemudian dikemas dan dibagikan kepada lebih dari 1.300 penerima manfaat. Mereka terdiri dari lansia, janda, yatim piatu, penyandang disabilitas dan keluarga dhuafa.
“Alhamdulillah, DT Peduli tahun 2026 ini kita menggulirkan program Qurban dengan tema Qurban Impact. kita menyalurkan dengan jumlah yang optimal maksimal ke daerah-daerah pelosok di seluruh Indonesia dan juga ke 30 negara di dunia. Alhamdulillah,” jelas Jajang Nurjaman, Direktur Laznas DT Peduli.
Jajang menjelaskan, beberapa negara Afrika, termasuk Kenya menjadi negara sasaran penyaluran qurban tahun ini berdasarkan kondisi dan kebutuhan masyarakatnya, serta akses ke negara tersebut.
“Kita salurkan ke negara-negara yang membutuhkan bantuan dan dunia Islam,” ucapnya.
Beberapa negara Afrika lainnya yang menjadi sasaran, di antaranya Sudan, Uganda, Somalia, dan Kamerun. Ia berharap dengan program Qurbam Impact, qurban ini tidak hanya menjadi ritual membeli hewan, menyembelih hewan, dan membagikan saja, tapi juga memberikan dampak yang lebih banyak dan luas.
“Harapannya, program qurban ini tidak hanya ritual membeli hewan, menyembelih hewan, dan membagikan saja, tapi juga ada dampak lebih yang bisa diberikan,” pungkasnya.
Baca juga: Cerita Kebahagiaan Qurban dari Uganda
Penulis: AID
Penyunting: Agus ID