Dipublish pada:
DTPEDULI.ORG | ACEH TAMIANG – Banjir besar yang melanda wilayah Aceh sejak sepekan terakhir meninggalkan duka mendalam bagi ribuan warga. Hingga hari ketujuh pascabanjir, sebagian desa masih lumpuh, tertutup lumpur tebal, dan sulit dijangkau. Kondisi ini membuat bantuan pangan sangat terbatas dan warga terpaksa bertahan dengan persediaan seadanya.
Melihat situasi tersebut, YBM PLN bersama DT Peduli bergerak cepat menembus medan berat demi menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga di dua lokasi terdampak paling parah, yakni Peureulak dan Gampong Bundar, Aceh Tamiang, pada Sabtu (6/12/2025).
Perjalanan menuju lokasi tidak mudah. Lumpur menutupi akses jalan, sementara di beberapa titik, banjir sempat menenggelamkan rumah warga hingga mencapai atap. Peureulak menjadi salah satu titik distribusi paling kritis karena posisinya yang dekat dengan pegunungan, membuat arus banjir mengalir deras dan merusak permukiman penduduk. 
Kondisi rumah-rumah warga yang masih tertimbun lumpur tebal membuat peralatan memasak menjadi kebutuhan mendesak. Banyak keluarga yang hingga kini masih kesulitan menyiapkan makanan karena dapur mereka tidak bisa digunakan.
Di tengah proses distribusi, rasa haru dirasakan para penerima bantuan. Salah satunya adalah Ibu Leli, warga Peureulak, yang mengaku sangat terbantu dengan kehadiran tim YBM PLN dan DT Peduli.
Dengan suara bergetar ia menyampaikan, ”Terima kasih banyak atas bantuannya. Ini sangat bermanfaat dan menambah rasa syukur kami setelah menahan lapar selama banjir. Semoga YBM selalu sukses.” 
Baca juga: DT Peduli Masuk Pertama ke Aceh Tamiang, Buka Dapur Umum dan Salurkan Bantuan untuk Warga Terisolasi
Editor: Agus ID