Dipublish pada:
DTPEDULI.ORG | KUNINGAN – Pada Selasa (7/7/2026) pagi, udara segar masih menyelimuti halaman Kantor Daarut Tauhiid (DT) Peduli Kuningan. Di tengah doa yang dipanjatkan dan senyum penuh harap, seorang pemuda bersiap mengayuh sepedanya menempuh perjalanan ratusan kilometer menuju Yogyakarta.
Pemuda itu adalah Arya, atlet muda asal Kabupaten Kuningan. Kayuhan yang akan ia lakukan bukan sekadar perjalanan olahraga atau menguji ketahanan fisik. Di balik setiap putaran roda sepedanya, tersimpan sebuah misi kemanusiaan, yakni mengajak masyarakat berbagi kebahagiaan untuk anak-anak yatim melalui Program Cycling for Humanity, bagian dari rangkaian Muharram Berbagi Harapan yang diinisiasi DT Peduli Kuningan.
Perjalanan dimulai dari Kuningan dengan rute melewati Ciawi, Cidahu, Ciledug, Brebes, Bumiayu hingga akhirnya mencapai Kota Yogyakarta. Jarak yang panjang bukanlah penghalang bagi Arya. Baginya, setiap kilometer yang ditempuh adalah ajakan kepada masyarakat bahwa kebaikan bisa dimulai dari langkah sederhana.
Suasana pelepasan berlangsung hangat. Keluarga besar DT Peduli Kuningan bersama mengiringi keberangkatan Arya dengan doa agar perjalanan berjalan lancar dan membawa manfaat bagi lebih banyak orang.
Kepala Cabang DT Peduli Kuningan, Rakhmat, berharap aksi ini mampu menginspirasi masyarakat untuk menjalani gaya hidup sehat sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial.
"Alhamdulillah di pagi yang cerah ini, kita akan sama-sama melepas Arya yang akan melakukan perjalanan bersepeda dari Kuningan ke Yogyakarta. Mudah-mudahan perjalanannya dilancarkan dan teman-teman bisa termotivasi untuk berolahraga dan mau bersedekah untuk Program Peduli Yatim," ungkapnya.
Bagi Arya, perjalanan ini bukan tentang seberapa cepat mencapai garis akhir. Yang lebih penting adalah seberapa banyak hati yang tergerak untuk ikut berbagi. Ia mengaku bersyukur atas dukungan yang diberikan DT Peduli Kuningan serta doa dari masyarakat yang menjadi penyemangat selama perjalanan.
"Terima kasih DT Peduli sudah men-support dan mendoakan saya. Semoga harapan kita untuk membahagiakan yatim dikabulkan oleh Allah," tuturnya.
Melalui Cycling for Humanity, DT Peduli Kuningan ingin menunjukkan bahwa kepedulian dapat diwujudkan dengan berbagai cara. Olahraga yang selama ini identik dengan kesehatan dan prestasi kini menjadi jembatan untuk menghadirkan senyum bagi anak-anak yatim.
Setiap kayuhan Arya membawa pesan bahwa perjalanan sejauh apa pun akan terasa ringan ketika dilakukan untuk tujuan yang mulia. Dari Kuningan menuju Yogyakarta, bukan hanya roda sepeda yang terus berputar, tetapi juga semangat gotong royong dan kepedulian yang diharapkan terus mengalir di tengah masyarakat.
Program ini sekaligus menjadi pengingat bahwa Muharram bukan hanya tentang pergantian tahun dalam kalender Hijriah, melainkan juga momentum untuk memperbanyak amal dan menghadirkan harapan bagi mereka yang membutuhkan.
Terakhir, DT Peduli Kuningan berharap dari perjalanan panjang ini lahir semakin banyak tangan yang tergerak untuk berbagi, sehingga setiap anak yatim dapat merasakan bahwa mereka tidak berjalan sendiri.
Penulis : Erik Abdul Kholik
Penyunting : Cristi A. Sarif