Layanan

Donasi

Beranda

Donasi

Layanan

IMPACT, Ikhtiar untuk Kemerdekaan Palestina
 

 

IMPACT, Ikhtiar untuk Kemerdekaan Palestina

Dipublish pada:

27 Feb 2026


DTPEDULI.ORG | BANDUNG – Di sebuah sudut ruang Cinnamon Hotel, Bandung, Rabu (25/2/2026), udara terasa lebih hangat dari biasanya. Bukan karena terik matahari, melainkan karena getaran semangat yang membuncah dari puluhan pasang mata yang hadir. Hari itu, DT Peduli meresmikan sebuah gerakan besar bertajuk Indonesian Movement for Palestine Aid, Collaboration, and Trust (IMPACT). 

Bagi DT Peduli, Palestina adalah detak jantung keimanan. IMPACT hadir sebagai bagian program Peduli Palestina yang kini dikemas lebih kolaboratif, progresif, dan memberi dampak nyata. 

Tauhid yang Bergerak 

Prof. Dr. Sudarnoto Abdul Hakim, M.A., Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri, berdiri di podium dengan mata berbinar. Ia tak hanya bicara soal politik, tapi soal esensi menjadi manusia beriman. 

"Bahasa Inggris IMPACT itu bagus, berdampak. Jika kita bergerak, harus berdampak. Orang bertaqwa harus seperti kasyajaratin thoyyibah, pohon yang baik yang selalu memberi manfaat," ujarnya.

grand launching IMPACT 2.JPG 240.23 KB
Ia menekankan bahwa gerakan ini adalah bentuk "Tauhid yang Revolusioner". Sebuah keyakinan kepada Allah yang tidak berhenti di atas sajadah, tetapi bertransformasi menjadi aksi nyata untuk membebaskan saudara-saudara di Gaza dari belenggu penjajahan. 

Menghadirkan Saksi dari Tanah Para Nabi 

Yang istimewa dari IMPACT adalah kehadiran lima sosok ulama dan pakar langsung dari Palestina. Mereka bukan sekadar narasumber, melainkan saksi hidup perjuangan. Ada Syekh Motaz Harb Muhammad, alumni Baitul Qur’an DT di Gaza yang kini menempuh studi di Madinah, hingga dr. Muadz Al-Battsh, dokter yang sehari-hari bertaruh nyawa di rumah sakit kritis di Gaza. 

grand launching IMPACT 3.JPG 175.08 KB
Hadir pula Syaikh Ibrahim Ahmad Mahana, Syaikh Umar Abdullah Shallah, dan Syaikh Abdullah Az Zindaniy. Selama 20 hari ke depan, mulai 22 Februari hingga 13 Maret 2026, mereka akan menempuh perjalanan panjang di 19 kota dan 140 titik lokasi di seluruh Indonesia dalam rangkaian safari dakwah. 

"Kami ingin menghadirkan penguatan keilmuan yang mendalam, agar setiap bantuan yang diberikan lahir dari pemahaman spiritual yang kuat," jelas Jajang Nurjaman, Direktur LAZ DT Peduli. 

Menembus Blokade, Mengetuk Pintu Langit 

IMPACT tidak berhenti pada retorika. Di balik meja-meja diskusi dan mimbar safari dakwah, logistik sedang disiapkan. Jajang Nurjaman mengungkapkan rencana besar yang mendebarkan, yakni pengiriman 10 truk bantuan makanan dan logistik melalui jalur Rafah, Mesir, pada awal Maret ini. 

“Mohon doanya, semoga bantuan yang diberikan bisa sampai menembus perbatasan Rafah dan bisa sampai diterima oleh saudara kita di Gaza, sehingga bisa mendapatkan kebahagiaan di bulan suci Ramadan ini. Kita doakan semoga saudara kita di Gaza segera Allah bebaskan,” tuturnya penuh harap. 

Tak hanya itu, DT Peduli juga bersiap bergabung dalam Global Somud Flotilla Batch 2 yang akan berlayar dari Tunisia, Turki, dan Spanyol pada April mendatang untuk menembus blokade laut. 

“Mohon doanya, semoga pergerakan kita semuanya Allah lindungi, Allah berkahi, Allah jaga, dan bisa menembus blokade di Palestina. Semoga saudara kita di Gaza segera bebas dan merdeka,” pungkas Jajang penuh optimis. 

Baca juga: Perkuat Spirit Perjuangan Palestina, DT Peduli Gelar Dauroh Ilmiah Internasional 

Penyunting: Agus ID 

Ditulis Oleh:

Administrator