Hadapi Lumpur Setebal Satu Meter, DT Peduli Percepat Penanganan Darurat Bencana di Aceh Tamiang
Dipublish pada:
10 Dec 2025
DTPEDULI.ORG | ACEH TAMIANG — DT Peduli terus mempercepat penanganan bencana hidrometeorologi di Aceh Tamiang, daerah yang tercatat sebagai wilayah terdampak paling parah di Sumatera. Hingga Rabu (10/12/2025) pagi, ketersediaan BBM, listrik, dan air bersih masih menjadi persoalan krusial, sementara akses jalan menuju lokasi penyaluran sulit ditembus akibat lumpur setebal hingga satu meter. percepatan aceh tamiang 2.JPG455.27 KBMenanggapi kondisi darurat di mana pasar lumpuh dan obat-obatan sulit diakses, DT Peduli telah melakukan berbagai upaya respons darurat pada 9 Desember 2025. Aksi yang dilakukan meliputi pembersihan dan pengurasan sumur di Masjid Bandar Mahligai, aktivasi dapur umum, serta pendataan warga terdampak. Tim juga telah melaksanakan layanan kesehatan di Madrasah Ibtidaiyah Negeri, Kecamatan Sekerak, dan melayani 43 warga dengan keluhan beragam. Di Desa Bandar Mahligai saja, terdapat sedikitnya 898 jiwa yang membutuhkan bantuan mendesak. percepatan aceh tamiang 3.JPG501.36 KBKoordinator lapangan DT Peduli, Andri Adi, menyatakan bahwa pada 10 Desember 2025, pihaknya akan meningkatkan penanganan, termasuk aktivasi dapur umum yang melibatkan warga, penyediaan fasilitas WASH (Air, Sanitasi, dan Kebersihan), dan layanan kesehatan langsung ke rumah warga yang tak mampu datang ke posko. Selain itu, tim berfokus pada pemulihan fungsi masjid untuk keperluan ibadah Jumat.
“Koordinasi terus dilakukan dengan dinas kesehatan dan PDAM agar kebutuhan obat-obatan dan sarana air bersih dapat segera terpenuhi,” ujarnya. Kebutuhan mendesak saat ini mencakup air bersih, air mineral, makanan siap santap, peralatan dapur umum, hygiene kit, dan obat-obatan.