Dipublish pada:
DTPEDULI.ORG | AGAM — DT Peduli terus melakukan upaya membantu warga terdampak bencana di Sumatera Barat (Sumbar). Pada Ahad (7/12/2025) malam, tim DT Peduli Sumatera Barat mengaktifkan dapur umum serta layanan pemeriksaan kesehatan di Jorong Toboh, Kenagarian Malalak Timur, Kabupaten Agam. Aktivitas kemanusiaan yang berlangsung sejak pukul 19.00 WIB itu berhasil menjangkau 213 penyintas.
Sebanyak 133 warga mendapatkan layanan makanan siap saji dari dapur umum, sementara 80 lainnya memperoleh layanan kesehatan bekerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sumbar.
Selain respon langsung di lapangan, DT Peduli juga melakukan sejumlah koordinasi, di antaranya dengan Pemerintah Provinsi Sumbar, BPBD, BAZNAS, hingga Forum Zakat Sumbar untuk memastikan alur bantuan berjalan optimal. Tim juga melakukan belanja logistik, asesmen kebutuhan air bersih, asesmen area untuk dukungan psikososial, hingga penggalangan dana pada kegiatan car free day. 
“Alhamdulillah dapur umum posko JCC Duri Malalak sudah dibuka. Saya berharap dapur umum ini bisa menjadi solusi untuk memberikan makanan siap saji untuk masyarakat yang terdampak,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa listrik belum stabil di lokasi sehingga tim berencana menyalurkan genset untuk memastikan dapur tetap dapat beroperasi di malam hari. 
Salah seorang warga terdampak banjir mengatakan betapa berarti kehadiran relawan bagi mereka.
“Saya perwakilan dari pemuda ataupun masyarakat Jorong Tombo, Tanah yang terdampak banjir bandang, mengucapkan terima kasih banyak kepada DT Peduli yang telah mengantarkan bantuan sembako dan membangun dapur umum di Jorong Tombo. Sekali lagi kami ucapkan terima kasih banyak,” ujarnya. 
“Tim DT Peduli tiba untuk menyalurkan bahan pangan sebagai kebutuhan dapur umum. Kami mengajak para sahabat peduli untuk terus membantu masyarakat terdampak, tidak hanya di Malalak, tetapi juga di wilayah lain di Sumatera Barat, Aceh, dan Sumatera Utara,” ujarnya.
Razik menegaskan, di tengah cuaca yang kembali diguyur hujan dan berpotensi memicu longsor susulan, dukungan masyarakat luas diharapkan dapat mempercepat pemulihan penyintas.
Editor: Agus ID