Layanan

Donasi

Beranda

Donasi

Layanan

DT Peduli Sukabumi Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Saripudin, Guru Ngaji yang Kini Berjuang Sembuh dari Stroke
 

 

DT Peduli Sukabumi Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Saripudin, Guru Ngaji yang Kini Berjuang Sembuh dari Stroke

Dipublish pada:

30 Jun 2026


DTPEDULI.ORG | SUKABUMI - Semangat untuk terus mengabdi tidak pernah padam dalam diri Saripudin (58), seorang pemulung barang bekas sekaligus guru ngaji bagi anak-anak di lingkungan tempat tinggalnya, di Kota Sukabumi. Meski kini harus berjuang melawan dampak stroke yang dideritanya sejak tahun lalu, harapan untuk kembali sehat dan mengajar al-Qur'an tetap tersimpan kuat dalam hatinya.

Sebelum mengalami stroke, Saripudin menjalani kesehariannya dengan bekerja mengumpulkan barang-barang bekas untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Di tengah kesibukannya mencari nafkah, Ia juga mengabdikan diri mengajar mengaji sekitar 20 anak di sekitar rumahnya. 

Namun sejak terserang stroke pada tahun lalu, aktivitas Saripudin menjadi sangat terbatas. Kondisi kesehatan membuatnya belum dapat kembali bekerja maupun mengajar seperti sebelumnya. Meski demikian, semangat untuk pulih dan kembali mengabdi kepada masyarakat tidak pernah surut.

DT Peduli Sukabumi Beri Bantuan Kursi Roda 3.jpeg 191.16 KB

"Kalau sudah sehat, saya ingin kembali mengajar ngaji lagi," ucap Saripudin dengan suara yang masih belum sepenuhnya pulih akibat stroke yang dialaminya.

Pada Kamis (11/6/2026), Saripudin bersemangat mendapat dukungan dari para donatur DT Peduli Sukabumi melalui penyaluran bantuan berupa kursi roda. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu mobilitas Saripudin dalam menjalani aktivitas sehari-hari selama masa pemulihan.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada para donatur DT Peduli yang telah memberikan bantuan kursi roda ini. Semoga Allah membalas semua kebaikan Bapak dan Ibu dengan keberkahan dan pahala yang berlipat," tuturnya.

Saripudin juga merupakan ayah dari tiga orang anak. Anak pertamanya saat ini bekerja sebagai guru madrasah di luar kota. Anak ketiganya masih menempuh pendidikan di Sekolah Guru Al-Qur'an di Sukabumi. Sementara itu, anak keduanya, Ikhsan Fadillah, berprofesi sebagai guru di salah satu sekolah Islam terpadu di Sukabumi.

Perjalanan pendidikan Ikhsan tidak terlepas dari dukungan para donatur DT Peduli. Ia merupakan Alumni Program Beasiswa Mahasiswa DT Peduli Tahun 2022, yang memperoleh bantuan dana pendayagunaan dari para donatur DT Peduli Sukabumi hingga berhasil menyelesaikan pendidikan tinggi, dan kini mengabdikan diri sebagai seorang guru.

DT Peduli Sukabumi Beri Bantuan Kursi Roda 1.jpeg 125.51 KB

"Alhamdulillah, berkat bantuan beasiswa dari para donatur DT Peduli, saya bisa menyelesaikan kuliah dan sekarang bekerja sebagai guru. Kami sekeluarga juga sangat berterima kasih atas bantuan kursi roda yang diberikan kepada ayah kami. Semoga seluruh donatur senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan, dan balasan terbaik dari Allah SWT," ungkap Ikhsan.

Kisah Saripudin menjadi gambaran nyata bahwa kepedulian dan kebaikan dapat menghadirkan harapan baru bagi mereka yang sedang berjuang. Di balik kursi roda yang kini menemaninya, tersimpan harapan besar untuk kembali sehat, kembali beraktivitas, dan kembali mengajarkan al-Qur'an kepada anak-anak yang selalu menantikan kehadirannya.

Baca Juga : DT Peduli Sukabumi Salurkan Ratusan Kaleng Daging Kemasan untuk Santri Pondok Pesantren Baiti Jannati

Penulis : Gyn

Penyunting : Cristi A. Sarif 

Ditulis Oleh:

Administrator