Dipublish pada:
DTPEDULI.ORG | KUALA LUMPUR – Konferensi Internasional Pemulihan dan Pembangunan Pasca-Konflik (International Conference on Post-Conflict Recovery and Development (ICPRD)) 2025 yang berlangsung di International Institute of Advanced Islamic Studies (IAIS) Malaysia resmi berakhir pada Ahad (7/12/2025) . Selama dua hari, konferensi ini mempertemukan organisasi kemanusiaan, pembuat kebijakan, akademisi dan praktisi pembangunan dari negara-negara ASEAN, Australia, Bangladesh dan Türkiye. 
Lebih dari 100 peserta menghadiri konferensi ini, terdiri dari perwakilan pemerintah, lembaga swadaya masyarakat (NGO), akademisi, tokoh muda, dan insan media dari Malaysia, Indonesia, Brunei Darussalam, Singapura, Filipina, Kamboja, Thailand, Australia, Bangladesh dan Türkiye. ICPRD 2025 dirancang untuk memperkuat hubungan strategis antara negara-negara ASEAN dan Türkiye sekaligus merumuskan rencana aksi praktis yang dapat diterapkan di lapangan. 
Acara pembukaan resmi dipimpin oleh Penasihat Kementerian Luar Negeri Malaysia Bidang Kemanusiaan dan Rekonstruksi, Datuk Ahmad Azam Ab Rahman. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa bantuan kemanusiaan dan upaya pemulihan hanya akan efektif bila dilakukan melalui kolaborasi lintas organisasi, bukan berjalan sendiri-sendiri. Ia juga menyebut ICPRD sebagai pemantik semangat “one ummah” antara negara-negara ASEAN dan Türkiye dalam mendukung masyarakat terdampak konflik. 
DT Peduli menjadi salah satu lembaga kemanusiaan Indonesia yang turut hadir dalam forum ini. Direktur Utama DT Peduli, Jajang Nurjaman, menyampaikan rasa syukur atas kesempatan mengikuti rangkaian konferensi ICPRD 2025.
“Alhamdulillah, selama dua hari ini DT Peduli berkesempatan mengikuti Konferensi Internasional Pascakonflik. Di sini kami banyak sekali mendapatkan insight dan masukan yang, insyaAllah, sangat bermanfaat untuk pengembangan program recovery dan pembangunan kemanusiaan di berbagai negara pasca konflik seperti Palestina, Suriah, Yaman, Sudan, dan negeri-negeri muslim lainnya,” ujar Jajang. 
“Sebagai lembaga kemanusiaan dari Indonesia, DT Peduli berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan seluruh mitra yang memiliki kepedulian yang sama, agar amanah bantuan dari para donatur Indonesia dan masyarakat global dapat tersalurkan dengan tepat kepada saudara-saudara kita yang paling membutuhkan di seluruh dunia. Mudah-mudahan setiap langkah yang kita ikhtiarkan melalui DT Peduli menjadi wasilah keberkahan dan amal shalih bagi kita semua,” tambahnya. 
Baca juga: DT Peduli Tegaskan Komitmen Global Bela Palestina di Konferensi Asia Pasifik
Editor: Agus ID