Layanan

Donasi

Beranda

Donasi

Layanan

DT Peduli Perkuat Jejaring Global di ICPRD 2025, Pastikan Amanah Donatur Indonesia Tepat Sasaran
 

 

DT Peduli Perkuat Jejaring Global di ICPRD 2025, Pastikan Amanah Donatur Indonesia Tepat Sasaran

Dipublish pada:

10 Dec 2025


DTPEDULI.ORG | KUALA LUMPUR – Konferensi Internasional Pemulihan dan Pembangunan Pasca-Konflik (International Conference on Post-Conflict Recovery and Development (ICPRD)) 2025 yang berlangsung di International Institute of Advanced Islamic Studies (IAIS) Malaysia resmi berakhir pada Ahad (7/12/2025) . Selama dua hari, konferensi ini mempertemukan organisasi kemanusiaan, pembuat kebijakan, akademisi dan praktisi pembangunan dari negara-negara ASEAN, Australia, Bangladesh dan Türkiye.

ICPRD 6.jpeg 233.88 KB
Mengusung tema “Recovery. Empowerment. Partnership.”, ICPRD 2025 menjadi wadah dialog dan kerja sama strategis di tiga bidang utama pemulihan pascakonflik, yakni pendidikan, pemberdayaan masyarakat, serta perlindungan tempat tinggal. Isu pemulihan di Syria, Yaman, Sudan, Palestina, dan kawasan Balkan mendapat perhatian khusus, dengan penekanan pada inovasi dan strategi konkret untuk memastikan pemulihan berkelanjutan dan mendukung perdamaian jangka panjang.

Lebih dari 100 peserta menghadiri konferensi ini, terdiri dari perwakilan pemerintah, lembaga swadaya masyarakat (NGO), akademisi, tokoh muda, dan insan media dari Malaysia, Indonesia, Brunei Darussalam, Singapura, Filipina, Kamboja, Thailand, Australia, Bangladesh dan Türkiye. ICPRD 2025 dirancang untuk memperkuat hubungan strategis antara negara-negara ASEAN dan Türkiye sekaligus merumuskan rencana aksi praktis yang dapat diterapkan di lapangan.
ICPRD 4.jpeg 250.54 KB
Sejumlah sesi tematik membahas berbagai tantangan dalam penyelenggaraan pendidikan di wilayah konflik, pengembangan pembelajaran berbasis nilai, peningkatan keterampilan, penguatan kapasitas komunitas, hingga penyediaan solusi hunian jangka pendek dan jangka panjang yang tangguh serta adaptif terhadap perubahan iklim. Narasumber utamanya antara lain Prof. Dr. Yusuf Bulutlu dari Türkiye, Eng. Ahmed al-Safarini dari Qatar, dan Dr. Mahmoud Tallozy dari Suriah.

Acara pembukaan resmi dipimpin oleh Penasihat Kementerian Luar Negeri Malaysia Bidang Kemanusiaan dan Rekonstruksi, Datuk Ahmad Azam Ab Rahman. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa bantuan kemanusiaan dan upaya pemulihan hanya akan efektif bila dilakukan melalui kolaborasi lintas organisasi, bukan berjalan sendiri-sendiri. Ia juga menyebut ICPRD sebagai pemantik semangat “one ummah” antara negara-negara ASEAN dan Türkiye dalam mendukung masyarakat terdampak konflik.
ICPRD 10.jpg 188.02 KB
ICPRD 2025 diselenggarakan secara kolaboratif oleh HALUAN Malaysia, Majelis Agama Islam Wilayah Persekutuan (MAIWP), IAIS Malaysia, Persatuan Ulama Malaysia (PUM), Wadah Pencerdasan Ummah (WADAH), serta dua organisasi kemanusiaan dari Türkiye, yakni Toplumsal Dayanışma Vakfı dan Yedicihan Uluslararası Yardımlaşma Derneği. 

Menjaga Amanah Donatur Indonesia 

 
DT Peduli menjadi salah satu lembaga kemanusiaan Indonesia yang turut hadir dalam forum ini. Direktur Utama DT Peduli, Jajang Nurjaman, menyampaikan rasa syukur atas kesempatan mengikuti rangkaian konferensi ICPRD 2025.
 
“Alhamdulillah, selama dua hari ini DT Peduli berkesempatan mengikuti Konferensi Internasional Pascakonflik. Di sini kami banyak sekali mendapatkan insight dan masukan yang, insyaAllah, sangat bermanfaat untuk pengembangan program recovery dan pembangunan kemanusiaan di berbagai negara pasca konflik seperti Palestina, Suriah, Yaman, Sudan, dan negeri-negeri muslim lainnya,” ujar Jajang.

ICPRD 7.jpg 253.84 KB
Ia menegaskan bahwa keikutsertaan DT Peduli dalam konferensi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat jejaring global, agar bantuan masyarakat Indonesia dapat tersalurkan dengan lebih tepat sasaran.

“Sebagai lembaga kemanusiaan dari Indonesia, DT Peduli berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan seluruh mitra yang memiliki kepedulian yang sama, agar amanah bantuan dari para donatur Indonesia dan masyarakat global dapat tersalurkan dengan tepat kepada saudara-saudara kita yang paling membutuhkan di seluruh dunia. Mudah-mudahan setiap langkah yang kita ikhtiarkan melalui DT Peduli menjadi wasilah keberkahan dan amal shalih bagi kita semua,” tambahnya.
ICPRD .jpeg 231.77 KB
Melalui kehadiran di ICPRD 2025, DT Peduli berharap dapat memperkuat peran Indonesia dalam mendorong pemulihan pascakonflik, sekaligus memastikan bahwa amanah donatur Indonesia dijaga dengan baik dan diwujudkan dalam program-program yang nyata dirasakan oleh masyarakat terdampak di berbagai belahan dunia. 

Baca juga: DT Peduli Tegaskan Komitmen Global Bela Palestina di Konferensi Asia Pasifik 

Editor: Agus ID 

Ditulis Oleh:

Administrator