Dipublish pada:
DTPEDULI.ORG | BANDUNG – DT Peduli resmi melepas tujuh relawan untuk bergabung dalam misi kemanusiaan Global Solidarity Flotilla (GSF) 2.0 menuju Gaza, Jumat (10/4/2026). Pelepasan dilakukan di kantor pusat DT Peduli sebagai bagian dari ikhtiar global mendukung perjuangan rakyat Palestina.
Ketua Yayasan DT Peduli, Muhammad Ruly Asana, menyampaikan bahwa keberangkatan tim ini merupakan bentuk amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia menegaskan bahwa misi ini bukan sekadar perjalanan kemanusiaan, tetapi panggilan nurani untuk menghadirkan harapan bagi rakyat Gaza. 
“Hari ini tim DT Peduli lengkap ada dua rombongan, ada dua bagian yang akan ke Gaza dan juga ke Mesir. Bagian dari upaya DT Peduli menjalankan amanah yang sudah diberikan sejak beberapa waktu yang lalu dan saat ini terus diikhtiarkan supaya kita bisa terus menjalankan sesuai dengan yang diamanahkan tersebut,” ujarnya.
DT Peduli menjadi bagian dari delegasi Indonesia dalam GSF 2.0 yang melibatkan berbagai negara. Melalui gerakan ini, bantuan kemanusiaan disalurkan melalui jalur laut dan darat untuk menembus blokade Gaza. Selain itu, misi ini juga bertujuan membangun solidaritas global dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina.
Sebagai bagian dari kontribusi tersebut, DT Peduli mengirimkan relawan di berbagai peran, mulai dari tenaga medis, tim media, hingga koordinator lapangan dan command center. Kehadiran mereka diharapkan mampu memperkuat kolaborasi internasional dalam aksi kemanusiaan ini.
Adapun tujuh relawan yang diberangkatkan memiliki peran masing-masing dalam mendukung misi ini. Jajang Nurjaman bertugas sebagai relawan Command Center GSF di Malaysia. Fahrizal Amir berperan sebagai Koordinator Lapangan (Korlap) di Turki. Dadan Kurniawan dan Muhammad Ihsan bertugas mengawal serta menyalurkan langsung 10 truk bantuan ke Gaza melalui jalur Mesir.
Ricky Hexagany dan Rangga Andrian berperan sebagai relawan media yang akan mendokumentasikan serta menyebarluaskan informasi dari lapangan. Sementara itu, Ari Untung dipercaya sebagai relawan influencer untuk mengajak masyarakat lebih luas peduli terhadap Palestina, dan Ita Muswita bertugas sebagai relawan tenaga kesehatan dalam misi GSF 2.0 melalui jalur laut.
“Ini adalah bagian dari panggilan kemanusiaan. Kita dipercaya untuk membawa amanah ini. Semoga seluruh prosesnya dimudahkan dan berjalan dengan lancar. Jangan lupa selalu ingat kepada Allah SWT, mohon pertolongan-Nya,” pesan Ruly kepada para relawan.
DT Peduli menargetkan penghimpunan donasi sebesar Rp5 miliar untuk mendukung keberangkatan, operasional, serta bantuan kemanusiaan yang akan disalurkan kepada masyarakat Gaza. Donasi bisa dilakukan melalui kanal dtpeduli.org/pedulipalestina.
Baca juga: Tembus Blokade Gaza, DT Peduli Siap Bergabung dalam Misi GSF 2.0
Penyunting: Agus ID