Dipublish pada:
DTPEDULI.ORG | BANJARMASIN - Daarut Tauhiid (DT) Peduli Kalimantan Selatan (Kalsel) terus berkomitmen meningkatkan kualitas pembinaan generasi Qur’ani melalui penguatan kompetensi para Pengajar Rumah Tahfidz Qur’an (RTQ) binaan, pada Rabu (12/8/2026). Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Masa Pembinaan Pengajar RTQ Daarut Tauhiid, yang menjadi ruang untuk meningkatkan kapasitas, keterampilan, sekaligus keteladanan para pengajar dalam mendampingi para santri.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh DT Peduli Kalsel ini diikuti oleh tujuh orang pengajar dari dua RTQ binaan, yaitu lima orang guru dari TPQ Al-Ikhlas Daarut Tauhiid dan dua orang guru dari TPQ Miftahul Jannah.
Masa pembinaan ini menjadi momentum bagi para pengajar untuk menyelaraskan pemahaman mengenai nilai-nilai Daarut Tauhiid, strategi pengajaran yang efektif, serta pentingnya penanaman karakter BAKU (Baik dan Kuat) kepada para santri.
Tidak hanya berfokus pada kemampuan mengajar, pembinaan juga menekankan bahwa seorang pengajar memiliki peran penting sebagai teladan. Karakter santri tidak hanya dibentuk melalui materi yang disampaikan, tetapi juga melalui sikap, kebiasaan, kedisiplinan, dan akhlak yang dicontohkan oleh gurunya dalam keseharian.
Antusiasme para pengajar terlihat selama mengikuti proses pembinaan. Para guru menunjukkan semangat untuk melakukan perubahan dan perbaikan dalam proses pembelajaran di masing-masing RTQ.
Semangat perubahan tersebut diarahkan untuk dimulai dari hal yang sederhana, yaitu dimulai dari diri sendiri, dari hal terkecil, dan mulai saat ini. Maka dari itu, pembinaan tidak berhenti pada kegiatan pembinaan, tetapi diharapkan dapat diterapkan dalam keseharian para pengajar dan memberikan dampak nyata terhadap kualitas pembinaan para santri.
Melalui Masa Pembinaan Pengajar RTQ Daarut Tauhiid ini, DT Peduli Kalsel berharap proses pembinaan di dua RTQ binaan dapat berjalan semakin terarah, konsisten, dan berkelanjutan. Penguatan kapasitas para pengajar diharapkan menjadi bagian dari investasi jangka panjang dalam menghadirkan lingkungan Pendidikan Al-Qur’an yang berkualitas, serta membentuk generasi yang baik dan kuat, berakhlak, disiplin, dan memiliki kecintaan terhadap al-Qur’an.
Baca Juga : DT Peduli Kalsel Hadiri Kegiatan Sharia Talks dalam Rangkaian PAMOR Borneo 2026
Penulis : Yuniarti
Penyunting : Cristi A. Sarif