Dipublish pada:
DTPEDULI.ORG | TANGERANG SELATAN – Sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat respon kemanusiaan lintas negara, DT Peduli berpartisipasi dalam Emergency Workshop bertajuk “Urgent Humanitarian Response to Save Lives in Gaza” yang diselenggarakan oleh Al-Khair Foundation (AKF) di Tangerang, Sabtu (1/11/2025).
Workshop ini dihadiri oleh berbagai lembaga kemanusiaan dari Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Brunei, dan Filipina, dengan fokus membahas kondisi terkini Gaza paska gencatan senjata serta merumuskan langkah-langkah strategis untuk intervensi penyelamatan jiwa di akhir tahun 2025 ini.
Dalam kegiatan ini, DT Peduli diwakili oleh Nanang Abdul Aziz selaku Head of Design, Plan and Control Program dan F. Arif, Assistant Manager for International Humanitarian Affairs. Kehadiran DT Peduli menunjukkan peran aktif lembaga dalam forum-forum strategis internasional yang membahas kolaborasi bantuan kemanusiaan lintas negara, khususnya untuk Palestina.
Di sesi pertama, Omar Zarifoglu, Head of Relations and Partnerships AKF, yang memaparkan kondisi kemanusiaan Gaza terkini serta urgensi kolaborasi antar-lembaga untuk merespons situasi darurat.
Berbagai narasumber dari Gaza turut hadir secara hybrid, termasuk Dr. Yahya Al-Sarraj, Wali Kota Gaza, Dr. Kamalain Shaath, mantan Presiden Islamic University of Gaza, serta Dr. Marwan Abu Sa’da, Direktur Jenderal Proyek dan Kerja Sama Internasional di Kementerian Kesehatan Gaza. Mereka menyampaikan laporan langsung terkait krisis pendidikan, infrastruktur, dan kesehatan yang masih dialami masyarakat Gaza.
Salah satu sesi yang menyentuh hati peserta adalah testimoni dari Mansour Shouman, penyintas genosida di Gaza, yang menggambarkan beratnya situasi warga sipil selama perang dan pentingnya keberlanjutan dukungan dari komunitas kemanusiaan global. 
Nanang menjelaskan, partisipasi DT Peduli dalam forum ini menjadi langkah penting dalam memperluas jejaring kerja sama kemanusiaan internasional dan memperkuat kontribusi Indonesia dalam misi penyelamatan dan pemulihan Gaza.
“(Pertemuan tersebut merupakan) bergaining positioning DT Peduli sebagai NGO peduli kemanusiaan internasional. (Selanjutnya kita segera lakukan) sinergi program recovery jalur Gaza dengan AKF dalam program yang disepakati kedua belah pihak,” jelas Nanang.
Penulis: Arif
Editor: Agus ID