Dipublish pada:
DTPEDULI.ORG | SUKABUMI – DT Peduli Sukabumi berkolaborasi dengan Puskesmas Nyalindung dan Posyandu menyelenggarakan layanan kesehatan terpadu di Kampung Haji BPKH, Desa Kertaangsana, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, pada Senin (24/11/2025). Kegiatan ini fokus pada Deteksi Dini dan Pencegahan Stunting untuk mengatasi tingginya kasus gizi buruk, terutama di area relokasi pascabencana.
Tingkat prevalensi stunting di Kabupaten Sukabumi mencapai sekitar 27 persen (2023). Kondisi ini diperparah di kampung relokasi, di mana warga terdampak kesulitan akses layanan kesehatan dan pemenuhan nutrisi. 
Bidan Desa Kertaangsana, Agnes Agustian, menegaskan bahwa program ini sangat krusial untuk menjangkau keluarga di lokasi relokasi.
“Kehadiran program kesehatan seperti ini benar-benar membantu para ibu dan balita agar tetap mendapatkan pemantauan kesehatan, terutama setelah mereka harus menyesuaikan diri di lingkungan baru pasca bencana,” ungkapnya.
Staf Program DT Peduli Sukabumi, Gina Muharram, berharap layanan terpadu ini dapat terus dijalankan secara rutin dan konsisten. Kolaborasi dengan instansi lokal diharapkan menjadi kunci untuk menurunkan angka stunting dan mencetak generasi penerus bangsa yang sehat dan berkualitas.
Baca juga: DT Peduli Malang Lanjutkan Program Perbaikan Gizi dan Pencegahan Stunting Tahap Ketiga di Malang
Penulis: Bagus Saefullah
Editor: Agus ID