Dipublish pada:
DTPEDULI.ORG I JAKARTA — Suasana Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, pada Ahad (12/10/2025) dipenuhi oleh ribuan jamaah, yang antusias menghadiri Kajian Tauhiid yang diselenggarakan oleh DT Peduli Jakarta.
Lebih dari tiga ribu jamaah dari berbagai wilayah Jabodetabek, hadir untuk menimba ilmu dan memperkuat pemahaman tentang makna tauhid dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan yang berlangsung dari pukul 08.30 hingga 11.30 WIB ini diisi dengan rangkaian zikir, doa bersama, dan ajakan untuk terus memperbaiki diri berlandaskan nilai-nilai tauhid.
Manager DT Peduli Jakarta, Eko, mengatakan bahwa Kajian Tauhiid ini dapat menjadi wadah pembinaan ruhiyah masyarakat perkotaan, untuk terus memperbaiki diri dan dekat kepada Allah Swt.
“Melalui kajian ini, kami ingin masyarakat semakin dekat kepada Allah Swt dan mampu menghadapi tantangan zaman dengan hati yang tenang,” ungkapnya.
Kegiatan tersebut mengangkat tema “Penderitaan Dunia Akhirat Berawal dari Validasi Manusia & Jangan Jadi Orang Tua Narsis” dengan menghadirkan dua narasumber inspiratif, yakni K.H. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) dan Ustadz Bendri Jaisyurrahman. 
"Ketika seseorang hidup hanya mencari validasi manusia, maka ia akan kehilangan ketenangan. Karena hanya ridho Allah yang seharusnya menjadi tujuan hidup kita,” tutur Aa Gym di hadapan jamaah.
Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Ustadz Bendri Jaisyurrahman juga menyoroti pola asuh modern dari orang tua yang seringkali terjebak pada pencitraan di media sosial. Sehingga dengan adanya kajian tauhid ini, dapat menjadi salah satu wadah pembinaan bagi para orang tua dalam mendidik anak.
“Orang tua yang terlalu sibuk mencari pengakuan bisa lupa akan tugas utamanya, yaitu mendidik dengan kasih sayang dan keteladanan,” jelasnya.
Baca juga: Ribuan Jemaah Padati Masjid Istiqlal dalam Kajian Tauhid DT Peduli Bersama Aa Gym
Penulis: Eko
Editor: Putri Cahyu Islamy