Layanan

Donasi

Beranda

Donasi

Layanan

Air Mata Haru Para Penjaga Kalam Ilahi
 

 

Air Mata Haru Para Penjaga Kalam Ilahi

Dipublish pada:

29 Jun 2026


DTPEDULI.ORG | BANDUNG – Pagi itu, Sabtu (27/6/2026), udara sejuk Pesantren Daarut Tauhiid Indonesia terasa begitu hangat oleh lantunan suci ayat Al-Quran yang bergema syahdu. Di tengah kekhusyukan gelaran Haflah Takrim Tahfidz Al Quran XIII Baitul Quran 1448 H / 2026 M, ada debar dada yang tak biasa di sudut Dome Sentral V. Di sanalah 13 santri penerima beasiswa Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) DT Peduli duduk tegak dengan senyum tipis yang berbalut haru, bersiap melepas masa-masa perjuangan mereka.  

Di hari yang istimewa itu, kebahagiaan terasa membubung tinggi ketika enam di antara wisudawan dinyatakan berhasil menuntaskan hafalan 30 juz secara mutqin, sebuah pencapaian luar biasa dari para pejuang Program Rumah Tahfidz Quran (RTQ) dan Program Calon Guru Quran (CGQ). 

Wisuda RTQ dan CGQ DT Peduli.jpg 283.33 KB
Suasana seketika berubah syahdu saat satu per satu santri bersimpuh di hadapan orang tua mereka. Isak tangis yang sejak tadi ditahan kini pecah memenuhi ruangan. Di antara momen yang menggetarkan hati itu, hadir Ainun Hakim, salah satu santri peraih mimpi hafal 30 juz. Air matanya jatuh di pangkuan sang bapak, mencerminkan peluh payah dan malam-malam panjang yang kini berbuah manis. 

"Saya atas nama orang tua daripada Ainun Hakim, murid Baitul Quran yang telah mendapatkan beasiswa dari para donatur dan juga DT Peduli di Bandung. Alhamdulillah, jazakumullah khairan katsiran atas semua yang diupayakan kepada semua donatur dan DT Peduli. Semoga semua amal ibadah ini diterima Allah dan memberi keberkahan untuk semuanya," ucap orang tua Ainun Hakim dengan suara bergetar yang sarat akan rasa syukur mendalam, usai acara wisuda. 

Harapan yang sama besarnya juga terpancar dari sudut saf akhwat. Husna Nadia dan Siti Nurjanah, dua santriwati yang dipersiapkan menjadi pelita lewat Program Calon Guru Quran, saling menggenggam tangan dengan mata yang berkaca-kaca. Setahun menempa diri di Baitul Quran telah membentuk mereka, bukan hanya sebagai penghafal, tetapi sebagai pengabdi umat. 

"Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada DT Peduli dan para donatur yang telah menjadi jalan kami belajar di Baitul Quran selama satu tahun ini," tutur mereka dengan nada suara yang penuh ketulusan.  

"Semoga ini menjadi ladang pahala dan keberkahan untuk kita semua. Kami berharap, kelak bisa mengamalkan apa yang kami dapatkan langsung ke tengah-tengah masyarakat luas," tambahnya. 

Melalui kisah-kisah penuh haru ini, DT Peduli kembali merajut jembatan kebaikan yang tulus. Keberhasilan para santri ini merupakan hasil dari sepotong kepedulian melalui zakat, infak, dan sedekah dari para donatur, yang jika dikelola dengan amanah, akan mampu melahirkan generasi penjaga Quran yang siap menyinari dunia dengan kemaslahatan. 

Baca juga: Wisuda Angkatan XVIII Adzkia Islamic School, Dari Ilmu Menuju Cahaya, Dari Akhlak Menuju Mulia 

Penyunting: Agus ID 

Ditulis Oleh:

Administrator