Dipublish pada:
DTPEDULI.ORG | SUKABUMI – Pimpinan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Bidang Kemaslahatan, Sulistyowati melakukan kunjungan ke Kampung Haji yang berlokasi di Desa Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Rabu (4/3/2026).
Kunjungan ini menjadi momentum untuk melihat secara langsung perkembangan program pemberdayaan masyarakat sekaligus menyemarakan program Ramadhan di Kampung Haji Sukabumi dengan menggelar buka puasa bersama warga.
Sulistyowati menyampaikan bahwa BPKH merupakan bagian dari lingkaran ekosistem penyelenggaraan ibadah haji yang memiliki tanggung jawab dalam mengelola dana haji secara profesional, amanah, dan produktif. Dana umat yang dikelola tersebut kemudian memberikan manfaat luas bagi masyarakat melalui berbagai program kemaslahatan.
“Manfaat dari pengelolaan dana haji tidak hanya dirasakan oleh jamaah haji, tetapi juga dapat memberikan dampak bagi masyarakat luas. Salah satunya dapat kita lihat melalui berbagai program yang berjalan di Kampung Haji BPKH Sukabumi ini,” ungkapnya. 
Ia juga meninjau pembangunan kandang domba yang menjadi bagian dari program pemberdayaan ekonomi masyarakat yang digagas oleh DT Peduli bersama warga setempat. Program ini diharapkan dapat menjadi sumber penguatan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Selain itu, Sulistyowati juga melihat secara langsung warga yang telah mengikuti pelatihan kewirausahaan (UMKM). Para peserta pelatihan mendapatkan dukungan berupa stand usaha dan warung kontainer yang diharapkan mampu membantu memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat, khususnyapasca bencana yang sebelumnya dialami oleh warga Kampung Haji.
Kegiatan ini dihadiri oleh Deputi Program Direktur Bidang Pemberdayaan DT Peduli, Fahrizal Amir, yang menyampaikan bahwa ke depan wilayah Kampung Haji akan terus dikembangkan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.
Menurut Amir, hal tersebut sejalan dengan visi DT Peduli, yaitu menyelenggarakan program pemberdayaan di bidang ekonomi, pendidikan, dakwah, kesehatan, serta sosial kemanusiaan untuk meningkatkan kualitas hidup mustahik (penerima zakat) hingga mampu menjadi muzakki (pemberi zakat).
“Ke depan Kampung Haji ini akan menjadi kawasan yang semakin berkembang dengan berbagai program pemberdayaan masyarakat. Harapannya masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga dapat tumbuh mandiri bahkan menjadi pemberi manfaat bagi orang lain,” ujar Amir. 
Amir berharap dengan adanya kolaborasi yang lebih luas dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah, agar pembangunan sumber daya manusia di wilayah tersebut dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan. 
Penulis: Gyn
Penyunting: Agus ID