Dipublish pada:
DTPEDULI.ORG | SEMARANG – Suasana khidmat menyelimuti kawasan Semarang Utara saat 250 warga Rumah Susun (Rusun) Karangroto dan Rusunawa Kudu berkumpul mengikuti Kajian Majelis Manajemen Qalbu (MMQ). Agenda yang diinisiasi oleh DT Peduli Jawa Tengah (Jateng) ini berlangsung di dua lokasi berbeda pada Ahad (26/4/2026).
Kegiatan dimulai di Rusun Karangroto pada pukul 09.00 WIB, kemudian berlanjut ke Rusunawa Kudu pada pukul 13.00 WIB. Selain bertujuan memberikan siraman rohani di tengah rutinitas harian, kajian ini menjadi sarana strategis untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga hunian vertikal. 
"Kami ingin menyampaikan terima kasih banyak kepada pengurus majelis kajian MMQ di rusun, karena masih semangat dalam menuntut ilmu agama," ujar Fatur saat menyapa para jamaah.
Kajian di Rusunawa Kudu kini telah memasuki tahun keenam, sementara di Rusunawa Karangroto memasuki tahun ketiga. Sebagai bentuk integrasi program dakwah dan sosial, setiap peserta yang hadir menerima santunan beras yang merupakan donasi rutin dari PT Fatimah Zahrah.
Vivi, Koordinator kajian di Rusun Karangroto, mengungkapkan rasa syukurnya atas konsistensi program ini. Menurutnya, kegiatan ini memberikan manfaat ganda bagi warga, baik secara spiritual maupun ekonomi.
"Kami sangat berterima kasih dengan adanya santunan beras dari DT Peduli dan PT Fatimah Zahrah. Ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus tempat kami menuntut ilmu," tutur Vivi.
Saat ini, Kajian Rutin MMQ DT Peduli Jateng telah menjangkau lima lokasi utama, yakni Desa Purnosari, Tambakrejo, Rusun Karangroto, Rusunawa Kudu, dan masyarakat sekitar kantor. Melalui program ini, DT Peduli berkomitmen untuk terus menebar kebermanfaatan dan menguatkan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.
Penulis: Karin
Penyunting: Agus ID