Dipublish pada:
DTPEDULI.ORG | JAKARTA – Langkah nyata dalam mendukung pendidikan generasi bangsa kembali dilakukan oleh Badan Dakwah Islam (BDI) Pertamina Patra Niaga melalui kolaborasi strategis dengan Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) DT Peduli.
Kali ini, tim gabungan mengunjungi tiga institusi pendidikan di Jakarta Selatan untuk menyalurkan santunan sekaligus melaksanakan sesi foto profil bagi calon penerima beasiswa, Rabu (4/3/2026).
Kegiatan maraton ini dilaksanakan di tiga titik sekolah, yaitu MTsN 32 Jakarta Selatan, MTsN 19 Jakarta Selatan, dan MI Ad-Diyanah. Berbeda dengan santunan biasa, kehadiran BDI Pertamina Patra Niaga dan DT Peduli langsung ke sekolah-sekolah bertujuan untuk melihat kondisi nyata serta berinteraksi langsung dengan para siswa. 
"Kami hadir di MTsN 32, MTsN 19, dan MI Ad-Diyanah untuk memastikan bahwa amanah dari para karyawan Pertamina Patra Niaga sampai langsung ke tangan yang tepat. Kami ingin adik-adik ini tahu bahwa mereka tidak sendiri dalam mengejar cita-cita," ujar perwakilan BDI Pertamina Patra Niaga.
Selain santunan, agenda utama di ketiga sekolah tersebut adalah sesi foto dokumentasi dan profiling bagi calon penerima beasiswa binaan DT Peduli. Sesi foto ini merupakan tahap krusial dalam proses seleksi dan administrasi untuk memastikan bantuan pendidikan jangka panjang dapat diberikan secara tepat sasaran dan profesional.
Setiap calon penerima beasiswa di MTsN 32, MTsN 19, dan MI Ad-Dinniyah mengikuti sesi pengambilan foto dengan penuh antusias. Data visual ini nantinya akan menjadi bagian dari profil perkembangan siswa yang akan dilaporkan secara berkala kepada para muzakki/donatur di Pertamina Patra Niaga.
Kepala sekolah dan guru pembimbing di ketiga sekolah tersebut memberikan apresiasi atas kepedulian BDI Pertamina Patra Niaga dan DT Peduli.
"Kehadiran program ini memberikan angin segar bagi siswa-siswi kami. Beasiswa yang sedang dipersiapkan bukan sekadar bantuan dana, tapi merupakan harapan baru bagi mereka untuk terus melangkah hingga ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi," ungkap salah satu perwakilan guru di lokasi.
Aksi kolaboratif ini diharapkan tidak hanya berhenti pada pemberian santunan, tetapi menjadi pembuka jalan bagi lahirnya generasi unggul yang berkarakter baik dan berprestasi, yang lahir dari rahim madrasah-madrasah di Jakarta Selatan.
Penulis: Revaldy
Penyunting: Agus ID