Dipublish pada:
DTPEDULI.ORG | JAKARTA – DT Peduli Jakarta menyalurkan paket bantuan modal berupa bahan baku dan sarana produksi penunjang untuk pengembangan Usaha Keripik Bawang, Selasa (23/7/6). Penyaluran paket bantuan tersebut meruapaka komitmen berkelanjutan DT Peduli dalam memberdayakan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bagi masyarakat prasejahtera
Program ini dirancang untuk memberikan dorongan bagi para pelaku usaha rumahan (home industry) agar mampu meningkatkan volume produksi, menjaga stabilitas usaha, sekaligus menggerakkan roda ekonomi keluarga secara mandiri pascapandemi dan di tengah tantangan inflasi perkotaan.
Penyaluran bantuan ini didahului oleh rangkaian proses verifikasi dan asesmen kelayakan di lapangan guna memastikan komitmen serta potensi keberlanjutan usaha yang dijalankan oleh penerima manfaat. Perwakilan Tim Program DT Peduli Jakarta, Wardah, menjelaskan bahwa bantuan ini tidak sekadar bersifat karitatif, melainkan bagian dari skema pendampingan berkala.
"Penyaluran bantuan bahan baku untuk usaha keripik bawang di wilayah Pulo Gadung ini merupakan hasil dari pemetaan program yang terukur. Kami tidak hanya menyerahkan bahan fisik, tetapi juga berkomitmen untuk melakukan monitoring berkala atas perkembangan omzet dan kualitas produksi. Harapan besar kami, melalui dukungan modal kerja ini, usaha mikro yang dikelola mampu naik kelas dan menjadi penopang utama stabilitas ekonomi keluarga," ujar Wardah.
Dukungan logistik produksi ini disambut dengan penuh suka cita oleh warga lokal yang telah lama berjuang mempertahankan usaha kecilnya di tengah keterbatasan modal operasional. Penerima manfaat program, Widiasari, menyampaikan rasa syukur mendalam atas hadirnya kepedulian dari para donatur melalui DT Peduli.
"Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan berterima kasih sekali kepada DT Peduli dan para donatur atas bantuan bahan usaha keripik bawang ini. Di tengah harga bahan baku yang sering naik di pasar, bantuan modal ini sangat berarti bagi kelangsungan dapur dan usaha saya. Sekarang saya bisa memproduksi keripik lebih banyak untuk memenuhi pesanan pelanggan tanpa harus bingung memikirkan kekurangan modal lagi," ungkap Widiasari penuh haru.
Baca juga: DT Peduli Depok Salurkan Bantuan Modal Usaha untuk Yayat, Guru Ngaji di Cimanggis
Penulis: Revaldy
Penyunting: Agus ID