Dipublish pada:
DTPEDULI.ORG | BANDUNG -Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan petani serta memperkuat kapasitas pengolahan hasil pertanian, DT Peduli Bandung melaksanakan Kegiatan Pembinaan dan Pendampingan Petani Sejahtera dalam pengolahan kopi yang dilaksanakan pada Selasa (28/04/2026) di wilayah Kecamatan Gambung, Kabupaten Bandung.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi masyarakat yang dijalankan oleh DT Peduli Bandung, khususnya dalam mendukung para petani kopi agar mampu meningkatkan kualitas hasil panen serta nilai jual produk kopi yang mereka hasilkan.
Dalam kegiatan pembinaan tersebut, para petani mendapatkan berbagai pengetahuan dan wawasan mengenai proses pengolahan kopi yang baik dan benar, mulai dari penanganan pascapanen, proses pengeringan biji kopi, hingga teknik pengolahan yang dapat menjaga kualitas dan cita rasa kopi. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang diskusi antara petani dan pendamping program untuk membahas berbagai tantangan yang dihadapi dalam proses budidaya maupun pengolahan kopi.
Melalui Program Petani Sejahtera, DT Peduli Bandung terus berkomitmen untuk mendampingi masyarakat, khususnya para petani, agar mampu meningkatkan keterampilan, produktivitas, serta kesejahteraan mereka. Adanya pembinaan dan pendampingan ini, diharapkan para petani kopi di Wilayah Gambung dapat mengembangkan potensi kopi lokal sehingga memiliki daya saing yang lebih baik di pasar.
Program ini juga merupakan bentuk amanah dari para donatur yang telah mempercayakan sebagian rezekinya melalui DT Peduli Bandung, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.
Agus, salah seorang petani kopi menyampaikan rasa syukur atas adanya pembinaan yang diberikan oleh DT Peduli Bandung.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dengan adanya pembinaan dari DT Peduli Bandung. Kami mendapatkan ilmu baru tentang cara mengolah kopi yang baik agar kualitasnya lebih bagus. Semoga dengan ilmu ini hasil kopi kami bisa lebih bernilai dan membantu meningkatkan penghasilan para petani di sini,” ucap Agus.
Para petani juga berharap kegiatan pembinaan dan pendampingan seperti ini dapat terus dilaksanakan sehingga mereka dapat terus belajar dan mengembangkan usaha kopi yang menjadi sumber penghidupan masyarakat di wilayah tersebut.
Penulis : Gesti
Penyunting : Cristi A. Sarif