Ada doa yang tak pernah putus dipanjatkan, hanya agar esok air kembali mengalir.
Saat musim kemarau datang, sumber air yang selama ini menjadi andalan perlahan mengering. Warga terpaksa mengandalkan air hujan yang ditampung seadanya. Air yang keruh itu tetap mereka gunakan untuk memasak, mandi, mencuci, bahkan berwudhu, karena tidak ada pilihan lain.
Keterbatasan air bersih membuat aktivitas sederhana menjadi perjuangan. Anak-anak harus menunggu air terkumpul sebelum mandi. Para ibu harus menghemat setiap tetes untuk kebutuhan keluarga. Sanitasi menjadi kurang terjaga, kesehatan pun ikut terancam. 
Saat ini, warga Kampung Gelarkubang hanya memiliki satu harapan sederhana, memiliki sumber air bersih yang tidak lagi bergantung pada hujan.
Karena itu, pembangunan sumur bor menjadi ikhtiar yang sangat mereka nantikan. Sumur ini bukan hanya menghadirkan air, tetapi juga harapan baru bagi seluruh warga.
Sahabat Peduli, mari ambil bagian dalam menghadirkan sumber kehidupan untuk mereka. Setiap rupiah yang Sahabat titipkan akan menjadi ikhtiar menghadirkan air bersih yang terus mengalir dan menjadi amal jariyah yang pahalanya takkan terputus.
Bedonasi sebesar
Bedonasi sebesar
Bedonasi sebesar
Bedonasi sebesar
Bedonasi sebesar
Mohon dibebaskan dari hutang ya Alloh