Di Kampung Sayang RT 01/08, Desa Rancatungku, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Bandung, berdiri sebuah rumah kecil yang menjadi saksi perjuangan ibu Lilis dan suaminya membesarkan dua anak mereka di tengah keterbatasan.
Setiap malam, Ibu Lilis dan keluarga tidur di atas tanah yang dingin.

Saat hujan turun, air menetes dari atap, membasahi lantai tanah tempat ia beristirahat.
Rumah itu bukan tempat yang aman, dindingnya rapuh, lantainya masih beralaskan tanah, dan tidak ada MCK. Bahkan listrik pun belum pernah menerangi rumah kecil ini, hanya cahaya redup dari lilin kecil yang hampir habis.
“Kami belum memiliki MCK sendiri, masih harus menumpang ke rumah tetangga. Rumah kami juga masih gelap karena belum ada listrik,” ucap Ibu Lilis pelan.
Suaminya hanya bekerja paruh waktu dengan penghasilan yang bahkan tak selalu cukup untuk memenuhi kebutuhan harian. Tak jarang, Ibu Lilis harus memilih beli makan hari ini, atau menabung sedikit demi impian memiliki rumah yang lebih layak?

Sahabat Peduli, mari bersama kita bantu bangun rumah layak untuk Ibu Lilis dan keluarganya. Sedikit dari kita, bisa menjadi segalanya bagi mereka. Semoga setiap kebaikan yang kita berikan menjadi jalan keberkahan, dan Allah balas dengan yang lebih baik. Aamiin.
Bedonasi sebesar
Bedonasi sebesar
Bedonasi sebesar
Bedonasi sebesar
Bedonasi sebesar
Semoga dipercepat dapat hunian yang layak dan makan minuman yang sehat, aamiin..
Ya Allah, cukupi segala kebutuhan nya
Semoga Allah luaskan rezeki dan diterima jd amal solih
Semoga Alloh mudahkan semuanya Aamiin..