Kualitas Udara Memburuk, DT Peduli Lubuklinggau Bagikan 2.500 Masker
DT Peduli Lubuklinggau membagikan 2.500 masker kepada masyarakat untuk melindungi kesehatan pernapasan di tengah kabut asap akibat karhutla dan kualitas udara tidak sehat.

DTPEDULI.ORG | LUBUKLINGGAU — Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), DT Peduli Lubuklinggau membagikan sekitar 2.500 masker kepada masyarakat di sejumlah titik di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan.

Kegiatan pembagian masker ini dilaksanakan secara bertahap sejak September hingga Oktober 2026. Penyaluran menyasar masyarakat yang beraktivitas di ruang terbuka, pengguna jalan, serta warga di sekitar tempat-tempat umum.
Sejumlah lokasi penyaluran di antaranya Simpang Lampu Merah Bandara, Taman Olahraga Silampari, Simpang RCA, beberapa masjid, serta lingkungan sekitar Kantor DT Peduli Lubuklinggau.

Aksi ini dilakukan untuk mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan pernapasan, terutama ketika kualitas udara menurun akibat kabut asap.
Kondisi kabut asap yang menyelimuti Kota Lubuklinggau menjadi perhatian karena paparan polusi udara dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan. Kelompok rentan, seperti anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta masyarakat dengan riwayat penyakit pernapasan, perlu mendapat perhatian lebih.
Berdasarkan pemberitaan media lokal pada Kamis (22/10/2026), kualitas udara di Kota Lubuklinggau kembali berada dalam kategori tidak sehat. Pemantauan melalui aplikasi Pantau JUARA menunjukkan angka US AQI sekitar 180, sedangkan data pada pukul 17.00 WIB tercatat mencapai 186.
Kondisi tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap dampak pencemaran udara. Selain menggunakan masker yang sesuai, masyarakat diimbau mengurangi aktivitas berat di luar ruangan saat kualitas udara memburuk dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami keluhan pernapasan.

Kepala Kantor Layanan DT Peduli Kota Lubuklinggau, Andian Pradita, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian lembaga terhadap kondisi yang sedang dihadapi masyarakat.
“Melalui kegiatan berbagi masker ini, kami berharap dapat membantu masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan diri dan keluarga di tengah kondisi kabut asap yang terjadi. Kami menyadari bahwa pembagian masker ini merupakan langkah sederhana, tetapi kami berharap dapat menjadi pengingat bagi kita semua untuk tidak mengabaikan kesehatan, terutama kesehatan pernapasan,” ungkapnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk saling mengingatkan dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Menurutnya, menjaga kesehatan di tengah kondisi udara yang kurang baik membutuhkan kesadaran bersama, mulai dari melindungi diri sendiri hingga memperhatikan anggota keluarga dan masyarakat yang lebih rentan.
Melalui kegiatan ini, DT Peduli Lubuklinggau berharap bantuan masker dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendorong kepedulian bersama terhadap kesehatan di tengah kondisi kabut asap.
Penulis : Martiyas Saputra (Qobul)
Penyunting : Cristi A. Sarif



