Di sebuah rumah mungil berukuran tak lebih dari 4x4 meter di Kampung Kauman, Ngupasan, Yogyakarta, Ibu Alfi Nur Khasanah dan Bapak Suharyanto hidup bersama tiga buah hati mereka. Hidup sederhana ini penuh dengan perjuangan.
Bapak Suharyanto, yang dulu bisa bekerja keras, kini harus menahan diri setelah kecelakaan membuat lengannya tak lagi sekuat dulu. Pekerjaan berat kini tak lagi mampu ia lakukan.
Satu-satunya penghasilan hanya berasal dari angkringan kecil yang kadang tak cukup untuk sekadar menutup kebutuhan harian.
Setiap bulan, seharusnya ia menjalani kontrol medis dengan biaya minimal Rp. 300.000 setiap kunjungan, yang membuatnya harus memilih antara biaya pengobatan atau pendidikan.
Cobaan kian berat saat si bungsu, yang baru berusia di bawah tiga tahun, harus bolak-balik rumah sakit karena gangguan pernapasan.
Tak jarang, keluarga ini harus memilih antara biaya pengobatan anak atau kebutuhan pokok harian.
“Harapan kami bisa melihat anak-anak tumbuh sehat dan dapat meraih masa depan yang lebih baik,” tambahnya.
Semoga setiap kebaikan yang Anda berikan menjadi jalan luasnya rezeki. Amiin.
Bedonasi sebesar
Bedonasi sebesar
Bedonasi sebesar
Bedonasi sebesar
Bedonasi sebesar
Ya Allah mudahkan urusannya. Amiin
tetap semangat bekerja ya pak