Di sebuah rumah sederhana di Kabupaten Aceh, seorang perempuan bernama Fitriani sedang berjuang melawan rasa sakit yang hampir tak pernah berhenti. Sakit lambung kronis, gizi buruk, dan kondisi keterbelakangan mental yang ia bawa sejak kecil membuat tubuhnya semakin melemah dari hari ke hari.

Namun, mereka tidak memiliki penghasilan tetap. Untuk makan pun sering bergantung pada bantuan keluarga. Apalagi biaya untuk berobat ke rumah sakit besar, hampir mustahil mereka jangkau.

“Sabar ya, dek, insya Allah ada jalan,” ucap kakak Fitriani dengan tersenyum.
Kalimat itu bagaikan pelukan yang menguatkan, tetapi mereka tahu, kekuatan tanpa bantuan tak cukup untuk melawan penyakit yang semakin parah ini.
Saat ini kondisi lambungnya melemah, sangat sensitif sehingga tidak semua makanan bisa dicerna. Ia membutuhkan makanan khusus serta pengobatan rutin, juga biaya transportasi yang selama ini tidak mereka punya.
Sahabat Peduli, Fitriani punya semangat yang tinggi untuk sembuh. Mari bersama hadirkan harapan itu. Dengan bantuan yang kita berikan, akan membantu biaya pengobatan, modal usaha kelontong kecil di depan rumah agar keluarga memiliki penghasilan.
Tidak hanya itu, DT Peduli juga mendukung program pendampingan dan pengawasan selama 6 bulan, agar Fitriani dan keluarga benar-benar bangkit.
Semoga Allah membalas setiap kebaikan sahabat dengan rezeki yang lapang, kesehatan, dan keberkahan yang tidak terputus. Aamiin.
Bedonasi sebesar
Bedonasi sebesar
Bedonasi sebesar
Bedonasi sebesar
Bedonasi sebesar
Ya Allah Ya Wahab. Lancarkanlah ujian ku untuk besok lusa dan tanggal 3 Januari. Tanpa ada hambatan apapun. Semoga hasilnya memuaskan seperti apa yang aku harapkan ya Allah ya Wahab. Aamiin
semoga diberi kesehatan dan kelancaran dalam segala urusan nya🤍
🙏🏻🤲🏻
Semoga selau diberi kekuatan dan kesabaran
Ya Allah, sembuhkan dan cukupi segala kebutuhannya. Amiin