Tak ada harapan terbesar bagi orangtua, selain melihat anaknya tumbuh sehat dan kuat.
Di sudut Dusun Nglumbung, Gunungkidul, Ibu Yuti Astuti menjalani hari-harinya dengan doa dan harap. Anak keduanya yang bernama Ellyn, memiliki kondisi istimewa yang membuat tubuhnya sering menggigil hingga kejang, terutama saat udara dingin.
Sejak bayi hingga saat ini, 13 tahun. Ia berjuang melawan penyakit epilepsi, radang otak dan kejang yang tak kunjung reda. Setiap bulan, ia harus menjalani kontrol dan pengobatan yang tak boleh terlewat, biaya dan jarak menjadi tantangan berat bagi keluarga ini.
Sang suami hanya bekerja sebagai tukang parkir di Pantai Parangtritis. Pendapatannya yang tidak menentu sering kali hanya cukup untuk kebutuhan makan sehari-hari. Sementara biaya perjalanan dan obat mencapai Rp300.000–Rp500.000 setiap kali kontrol, membuat mereka kerap meminjam uang demi kesembuhan sang buah hati.
Selain memiliki anak yang istimewa, Ibu Yuti Astuti memiliki dua anak yang masih kecil. Anak sulungnya kini duduk di bangku sekolah dasar, sedangkan si tengah, lahir tahun 2020, tengah aktif mengeksplorasi dunia. Anak bungsu mereka baru lahir pada tahun 2024, masih setia berada di gendongan sang ibu.
“Yang kami inginkan hanya satu, semoga Allah SWT memudahkan jalan agar anak-anak kami sehat. Kami berusaha sekuat tenaga, meski kadang harus meminjam demi pengobatan si kecil,”, tutur Ibu Yuti dengan suara bergetar.
Sahabat Peduli, kini anda dapat menjadi bagian dari doa itu. Setiap rupiah yang diberikan akan membantu anak istimewa terus mendapatkan pengobatan yang layak. Semoga sahabat semua selalu diberi Kesehatan. Amiiin.
Bedonasi sebesar
Bedonasi sebesar
Bedonasi sebesar
Bedonasi sebesar
Bedonasi sebesar
semoga dapat membantu untuk meringankan beban keluarga, dan menjadi amal jariyah utk saya.. aamiin..
Syafakallah/syafakillah
Ya Allah mohon mudahkanlah urusan kami
semoga bermanfaat
Ya Allah tutup aib ku lunaskan hutang hutang ku