Di usia empat tahun, saat anak-anak seusianya asyik bermain, Afzal justru harus berjuang melawan penyakit yang mengancam hidupnya.
Demi menyelamatkan nyawanya, ginjal kanan Afzal harus diangkat. Tumor yang telah menyebar ke area usus membuatnya harus menggunakan alat bantu untuk buang air besar. Hingga kini, Afzal masih rutin menjalani kemoterapi di Bandung.
Meski dihimpit keterbatasan, harapan mereka tak pernah padam. Dengan penuh haru, sang ibu berkata, "Saya hanya ingin Afzal sehat dan bisa bermain seperti anak-anak lainnya," kalimat sederhana itu menjadi doa yang terus mereka panjatkan setiap hari.
Sahabat Peduli, hari ini kita dapat menjadi bagian dari ikhtiar kesembuhan Afzal. Setiap doa dan kepedulian yang diberikan bukan hanya membantu meringankan biaya pengobatan, tetapi juga menguatkan langkah keluarga kecil ini untuk terus berjuang.