Sosial Kemanusiaan Malang1 menit baca

Takmir Masjid Baitul Mustaqim PT Eratex dan DT Peduli Malang Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Takmir Masjid Baitul Mustaqim PT Eratex dan DT Peduli Malang menyalurkan 10.000 liter air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Probolinggo.

DT Peduli Malang Salurkan Bantuan Air Bersih
DT Peduli Malang Salurkan Bantuan Air Bersih

DTPEDULI.ORG | PROBOLINGGO — Takmir Masjid Baitul Mustaqim PT Eratex Probolinggo bersama Daarut Tauhiid (DT) Peduli Malang menyalurkan 10.000 liter air bersih bagi warga terdampak kekeringan pada Ahad (18/10/2026). Bantuan ini diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di tengah kemarau panjang.

Kemarau yang berlangsung cukup lama menyebabkan warga kesulitan mendapatkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi tersebut, bantuan air bersih disalurkan di empat titik, yaitu Desa Komirean sebanyak 5.000 liter, Desa Kosambih 1.000 liter, Dusun Krajan 2.000 liter, dan Dusun Bugaan 2.000 liter.

Kedatangan bantuan disambut antusias oleh warga. Di bawah terik matahari, masyarakat berbondong-bondong mendatangi lokasi penyaluran dengan membawa berbagai wadah penampung air. Jeriken, galon, dan ember berjajar menunggu giliran untuk diisi.

Salah seorang tokoh masyarakat, Ustaz Nur Hasan, yang turut mengoordinasikan penyaluran air bersih, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan tersebut.

“Alhamdulillah, kami senang sekali mendapat bantuan air bersih ini. Air sangat dibutuhkan untuk keperluan sehari-hari. Terima kasih kepada Takmir Masjid Baitul Mustaqim PT Eratex Probolinggo dan DT Peduli yang sudah membantu kami. Semoga semua kebaikan ini dibalas oleh Allah SWT,” ungkapnya.

Melalui penyaluran ini, Takmir Masjid Baitul Mustaqim PT Eratex Probolinggo bersama DT Peduli Malang berharap bantuan air bersih dapat meringankan kesulitan warga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kolaborasi ini juga menjadi bagian dari upaya membantu masyarakat yang menghadapi keterbatasan akses air bersih akibat kekeringan.

Penulis : Suciati Handayani

Penyunting : Cristi A. Sarif

Penilaian Pembaca

Belum ada penilaian
Seberapa bermanfaat tulisan ini?