Ringankan Kesulitan Warga Saat Kemarau, DT Peduli Lampung Salurkan Air Bersih
DT Peduli Lampung menyalurkan 16.000 liter air bersih untuk warga Kelurahan Gedong Air Bandar Lampung yang kesulitan air saat kemarau panjang.

DTPEDULI.ORG | BANDAR LAMPUNG — Musim kemarau yang berlangsung cukup panjang di Tahun 2026 menyebabkan sejumlah wilayah mengalami kekurangan air bersih. Kondisi ini juga dirasakan warga Kelurahan Gedong Air, Kecamatan Tanjungkarang Barat, Kota Bandar Lampung, yang mengalami penurunan ketersediaan air dari sumber sumur bor.
Merespons kondisi tersebut, DT Peduli Lampung menyalurkan 16.000 liter air bersih untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari warga di wilayah tersebut pada Senin (5/10/2026).

Selama ini, masyarakat mengandalkan sumur bor umum yang airnya ditampung dalam tangki berkapasitas besar, kemudian dialirkan melalui jaringan pipa secara bergantian oleh petugas. Sumber air tersebut sebelumnya dimanfaatkan oleh warga di empat RT, yakni RT 05, 06, 07, dan 08.
Namun, debit air sumur bor kini mengalami penurunan sehingga tidak lagi mampu mencukupi kebutuhan warga. Karena itu, bantuan distribusi air bersih dari DT Peduli Lampung menjadi salah satu upaya untuk meringankan kesulitan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air selama musim kemarau.

Warga menyambut antusias penyaluran bantuan tersebut. Arif, salah seorang perwakilan masyarakat, menyampaikan rasa terima kasih kepada para donatur DT Peduli atas bantuan yang diberikan.
“Kami selaku perwakilan masyarakat mengucapkan terima kasih kepada para donatur DT Peduli atas bantuan air bersih yang telah diberikan. Semoga rezeki yang disalurkan dibalas dengan lebih banyak kebaikan, menjadi berkah, dan amal salehnya diterima oleh Allah SWT. Bantuan ini sangat berarti karena air bersih memang sangat dibutuhkan selama musim kemarau,” ungkap Arif.
Melalui penyaluran ini, DT Peduli Lampung berharap bantuan air bersih dapat membantu memenuhi kebutuhan warga sekaligus meringankan dampak kekeringan yang mereka alami.
Penulis : Ari Setiyani
Penyunting : Cristi A. Sarif



