Lewat Dongeng, DT Peduli Cirebon Ajak Anak-anak Berbagi untuk Penyintas Gempa NTT
DT Peduli Cirebon ajak anak-anak berinfak untuk penyintas gempa NTT melalui dongeng dan boneka tangan dalam program Safari Dakwah.

CIREBON – Dongeng dan boneka tangan menjadi media DT Peduli Cirebon untuk mengenalkan nilai kepedulian dan semangat berbagi kepada anak-anak. Melalui program Safari Dakwah yang berlangsung pada 20 Agustus–18 September 2026, siswa di sejumlah sekolah di Cirebon diajak berinfak untuk membantu penyintas gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kegiatan ini menyambangi berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, TK, RA, hingga SD dan MI. Materi keislaman disampaikan melalui dongeng, boneka tangan, serta permainan interaktif agar mudah dipahami anak-anak.
Suasana kegiatan berlangsung meriah. Anak-anak tampak antusias mengikuti cerita dan berinteraksi dengan pendongeng. Di balik kegiatan yang menyenangkan tersebut, mereka juga diajak memahami bahwa berbagi dan membantu sesama merupakan bagian dari nilai kebaikan yang perlu dibiasakan sejak dini.

Safari Dakwah ini sekaligus menjadi sarana penggalangan dana untuk membantu masyarakat yang terdampak gempa bumi NTT pada 15 Agustus 2026. Melalui pendekatan yang dekat dengan dunia anak, DT Peduli Cirebon berupaya menanamkan kepedulian sosial sekaligus mengajak siswa berpartisipasi membantu sesama.
Kepala TK Bunga Bangsa, Dedeh, mengapresiasi kegiatan tersebut karena memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi anak-anak. Ia berharap program ini membawa manfaat bagi siswa sekaligus masyarakat yang membutuhkan bantuan.
“Terima kasih kepada DT Peduli yang sudah membantu mewadahi program ini. Melalui kegiatan seperti ini, anak-anak juga mendapatkan pengalaman baru dalam kegiatan belajar. Semoga kegiatan ini bisa memberikan manfaat ke depannya, baik untuk kita semua maupun untuk saudara-saudara kita yang terdampak,” ujar Dedeh.
Melalui Safari Dakwah, DT Peduli Cirebon berharap nilai kepedulian dan kebiasaan berbagi dapat tumbuh sejak dini. Dengan demikian, anak-anak tidak hanya mengenal kebaikan melalui cerita, tetapi juga belajar mempraktikkannya dengan membantu mereka yang sedang menghadapi kesulitan.
Penulis: Ghepira
Penyunting: Astri Rahmayanti



