Sosial Kemanusiaan Yogyakarta1 menit baca

DT Peduli Yogyakarta Salurkan 50.000 Liter Air Bersih untuk Warga Gunungkidul

DT Peduli Yogyakarta menyalurkan 50.000 liter air bersih kepada 110 jiwa di Gunungkidul untuk mengatasi kesulitan akses air.

1000020257
1000020257

DTPEDULI.ORG | GUNUNGKIDUL — Daarut Tauhiid (DT) Peduli Yogyakarta menyalurkan 50.000 liter air bersih kepada warga Padukuhan Jlumbang dan Karangnongko, Kalurahan Giripurwo, Kapanewon Purwosari, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pada Kamis (1/10/2026).

Penyaluran bantuan melalui Program Peduli Air Bersih ini dilakukan menggunakan mobil tangki. Sebanyak 10 tangki air bersih disalurkan, masing-masing berkapasitas 5.000 liter. Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih untuk 110 jiwa.

1000020256.jpg

Bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang menghadapi keterbatasan akses air bersih. Kondisi geografis Gunungkidul yang membuat sejumlah wilayah rentan mengalami kekeringan menjadi tantangan tersendiri bagi warga dalam memenuhi kebutuhan air sehari-hari, terutama saat musim kemarau.

1000020255.jpg

Kepala Dukuh Jlumbang, Nova, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada DT Peduli Yogyakarta serta para donatur atas bantuan yang diberikan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan air bersih ini. Bantuan ini sangat berarti bagi warga kami yang mengalami kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari. Semoga bantuan ini membawa manfaat bagi masyarakat dan menjadi amal kebaikan bagi semua pihak yang telah membantu,” ujarnya.

1000020254.jpg

Melalui Program Peduli Air Bersih, DT Peduli Yogyakarta berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban warga dalam memenuhi kebutuhan air untuk minum, memasak, mandi, dan keperluan rumah tangga lainnya.

Program ini menjadi bagian dari upaya membantu masyarakat yang mengalami keterbatasan akses air bersih, khususnya ketika musim kemarau menyebabkan kebutuhan air semakin sulit dipenuhi.

Penulis : Novianto

Penyunting : Cristi A. Sarif

Penilaian Pembaca

Belum ada penilaian
Seberapa bermanfaat tulisan ini?