Kesehatan Malang2 menit baca

Yuliani Berjuang Membiayai Pengobatan Suami, DT Peduli Malang Hadir Menyalurkan Bantuan

DT Peduli Malang menyalurkan bantuan biaya pengobatan kepada Zainul Arifin yang sakit dan istrinya Yuliani yang berjuang menafkahi keluarga.

DT Peduli Malang Salurkan Bantuan Biaya Pengobatan Bapak Zainul
DT Peduli Malang Salurkan Bantuan Biaya Pengobatan Bapak Zainul

DTPEDULI.ORG | MALANG — Daarut Tauhiid (DT) Peduli Malang menyalurkan bantuan biaya pengobatan kepada Zainul Arifin, warga Desa Parangargo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, pada Kamis (22/10/2026). Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh tim DT Peduli Malang di kediaman Zainul untuk membantu memenuhi kebutuhan pengobatan selama masa pemulihan.

Sebelumnya, Zainul telah menjalani rawat inap sebanyak dua kali, yakni pada Juli dan Agustus. Saat menjalani perawatan pada Agustus, kondisinya sempat memburuk hingga mengalami koma selama tiga hari. Menurut keterangan keluarga, kondisi tersebut berkaitan dengan pecahnya pembuluh darah.

Kini, Zainul masih menjalani masa pemulihan dan belum dapat beraktivitas secara normal maupun bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Bersama sang istri, Yuliani, ia tinggal di sebuah bangunan milik warga yang dipinjamkan kepada mereka. Bangunan yang semula digunakan sebagai gudang tersebut telah disekat agar dapat ditempati.

Sejak suaminya jatuh sakit, Yuliani menjadi satu-satunya pencari nafkah keluarga. Setiap pagi setelah salat Subuh hingga sekitar pukul 08.00 WIB, ia berjualan nasi pecel untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus membiayai pengobatan suaminya.

Penghasilan dari berjualan tersebut harus dibagi untuk berbagai keperluan, mulai dari kebutuhan rumah tangga hingga biaya pengobatan, seperti iuran BPJS Kesehatan, administrasi, dan transportasi untuk kontrol medis. Karena tidak memiliki kendaraan pribadi, mereka harus menggunakan transportasi umum atau layanan transportasi daring untuk menuju fasilitas kesehatan.

Dalam kondisi tertentu, modal usaha Yuliani bahkan terpakai untuk memenuhi kebutuhan pengobatan dan ongkos kontrol. Akibatnya, ia terpaksa menghentikan sementara kegiatan berjualan hingga memperoleh pinjaman modal kembali.

Saat bantuan disalurkan, suasana haru menyelimuti pertemuan tersebut. Zainul dan Yuliani tak kuasa menahan air mata ketika menerima bantuan. Yuliani pun menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepedulian yang diberikan.

“Alhamdulillah, terima kasih banyak sudah membantu kami, terutama untuk pengobatan suami saya. Selama ini saya juga berusaha dari jualan pecel, tetapi penghasilannya harus dibagi untuk kebutuhan sehari-hari dan biaya berobat. Kadang modal jualan habis untuk ongkos kontrol dan keperluan mengurus administrasi BPJS serta perpindahan faskes, sampai saya harus berhenti jualan sementara. Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti bagi kami. Semoga berkah selalu. Allah yang membalas. Aamiin,” tutur Ibu Yuliani.

Melalui bantuan tersebut, DT Peduli Malang berharap dapat meringankan beban keluarga Zainul sekaligus membantu memenuhi kebutuhan pengobatan selama masa pemulihan.

Penulis : Suciati Handayani

Penyunting : Cristi A. Sarif

Penilaian Pembaca

Belum ada penilaian
Seberapa bermanfaat tulisan ini?