Dipublish pada:
DTPEDULI.ORG | ACEH TAMIANG — Kebakaran menghanguskan 10 rumah perkebunan milik PT Semadam di Afdeling 5, Desa Tanjung Gelumpang, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, pada Rabu (12/8/2026) sekitar pukul 21.30 WIB. Sebanyak delapan rumah di antaranya dihuni keluarga karyawan perusahaan.
Musibah tersebut berdampak pada delapan keluarga. Terdapat tujuh anak yang ikut terdampak, terdiri atas enam anak sekolah dasar (SD) dan satu anak sekolah menengah pertama (SMP).
Berdasarkan keterangan keluarga terdampak, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik. Api dengan cepat membesar dan menghanguskan rumah-rumah yang berada di lokasi.
Saat kebakaran terjadi, sebagian penghuni, termasuk anak-anak, sedang tidur di dalam rumah. Sementara sebagian penghuni lainnya berada di pondok yang berjarak sekitar 200–300 meter dari lokasi kebakaran.
Kondisi wilayah yang berbukit membuat penghuni di pondok tidak langsung mengetahui peristiwa tersebut. Salah seorang penghuni yang berada di dalam rumah kemudian menyadari api mulai membesar dan segera membangunkan anggota keluarga untuk menyelamatkan diri.
Setelah seluruh penghuni berhasil keluar, api semakin membesar sehingga mereka tidak dapat kembali ke dalam rumah untuk menyelamatkan barang-barang berharga maupun perlengkapan rumah tangga.
Salah seorang penghuni kemudian menuju pondok untuk meminta bantuan. Warga bersama-sama berupaya memadamkan api agar tidak meluas ke bangunan lainnya.
Kebakaran tersebut menyebabkan delapan keluarga kehilangan tempat tinggal serta sebagian besar perlengkapan rumah tangga dan kebutuhan sehari-hari. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Merespons kondisi itu, Daarut Tauhiid (DT) Peduli Aceh menyalurkan bantuan kepada keluarga terdampak di Afdeling 5, Desa Tanjung Gelumpang. Bantuan yang diberikan meliputi paket sembako, hygiene kit, peralatan rumah tangga dasar, kebutuhan sehari-hari, serta perlengkapan sekolah bagi anak-anak terdampak.
Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga selama masa pemulihan, terutama setelah mereka kehilangan berbagai perlengkapan rumah tangga dan kebutuhan pribadi akibat kebakaran.
Salah seorang penerima manfaat, Fitri Handayani, mengaku terbantu dengan bantuan yang diberikan.
“Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Alhamdulillah, terima kasih banyak kepada DT Peduli yang sudah datang dan membantu kami. Setelah kejadian kebakaran ini, banyak sekali kebutuhan kami yang hilang. Bantuan sembako dan kebutuhan rumah tangga ini sangat berarti dan insyaallah sangat membantu untuk kebutuhan sehari-hari,” ujar Fitri.
Ia berharap kepedulian yang diberikan dapat menjadi amal kebaikan bagi para pihak yang terlibat. “Semoga kebaikan dan kepedulian dari DT Peduli dibalas oleh Allah dengan keberkahan,” katanya.
Sementara itu, Ira Wahyuni, salah seorang anak penerima bantuan perlengkapan sekolah, mengaku senang mendapatkan bantuan setelah perlengkapan sekolahnya turut hangus dalam kebakaran.
“Terima kasih banyak kepada kakak-kakak DT Peduli yang sudah memberikan bantuan perlengkapan sekolah untuk saya. Saya senang sekali karena setelah kebakaran, perlengkapan sekolah saya juga sudah tidak ada. Bantuan ini sangat membantu saya untuk kembali bersemangat ke sekolah,” ujar Ira.
Bagi keluarga terdampak, bantuan tersebut tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menjadi dukungan bagi mereka untuk kembali menjalani aktivitas setelah kehilangan tempat tinggal dan berbagai barang kebutuhan akibat kebakaran.
DT Peduli Aceh menyatakan akan terus berupaya hadir membantu masyarakat yang terdampak musibah dan membutuhkan dukungan dalam masa pemulihan.
Baca Juga : DT Peduli Aceh Gelar Jumat Berkah dengan Berbagi Air Segar di Masjid Baiturrahmah
Penulis : Balqis
Penyunting : Cristi A. Sarif