DT Peduli Sumut dan Maskanul Insani Gelar Maulid Nabi di MIS Nurul Ikhwan

DTPEDULI.ORG | MEDAN — Daarut Tauhiid (DT) Peduli Sumatera Utara (Sumut) bersama Maskanul Insani bersinergi dengan Yayasan Pendidikan Nurul Ikhwan menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad saw di MIS Nurul Ikhwan, Jalan Mawar Nomor 11, Desa Kedai Durian, Kecamatan Delitua, Kabupaten Deli Serdang, pada Sabtu (12/9/2026).
Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penggalangan donasi untuk mendukung dakwah melalui Program Orangtua Asuh Tahfiz Al-Qur’an. Program tersebut ditujukan untuk mendukung para santri dalam menghafal dan mempelajari Al-Qur’an.
Kepala Sekolah MIS Nurul Ikhwan, Zakiyah Nasution, S.H.I., S.Pd., mengatakan peringatan Maulid Nabi menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai keislaman kepada para siswa. Menurutnya, pendidikan agama dan kedekatan dengan Al-Qur’an penting dalam membentuk karakter generasi muda.
“Semoga anak-anak kami menjadi anak-anak yang saleh dan salehah serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pegangan hidup agar menjadi manusia yang bertakwa kepada Allah dan berakhlak mulia,” ujar Zakiyah.
Perwakilan DT Peduli Sumut, Fahmi Syafitrah Lubis, mengatakan upaya membangun generasi yang dekat dengan Al-Qur’an membutuhkan dukungan berbagai pihak. Salah satunya melalui dukungan terhadap para penghafal Al-Qur’an dalam Program Orangtua Asuh Tahfiz Al-Qur’an.
“Terima kasih kepada keluarga besar MIS Nurul Ikhwan yang telah bersinergi bersama DT Peduli dan Maskanul Insani. Semoga melalui Program Orangtua Asuh Tahfiz Al-Qur’an, kita dapat bersama-sama mendukung lahirnya generasi yang menjadikan Al-Qur’an sebagai pegangan hidup dan memiliki akhlak yang baik,” kata Fahmi.
Ia berharap dukungan yang diberikan melalui program tersebut dapat memberikan manfaat bagi para santri sekaligus menjadi amal jariah bagi para donatur.
DT Peduli Sumut berharap kolaborasi tersebut dapat terus berkembang dan mendorong lebih banyak pihak untuk terlibat dalam mendukung pendidikan serta dakwah Al-Qur’an.
Melalui sinergi antara lembaga, sekolah, dan masyarakat, dukungan terhadap para penghafal Al-Qur’an diharapkan dapat terus diperkuat sehingga turut berkontribusi dalam membentuk generasi yang berilmu dan berakhlak.



