Layanan

Donasi

Beranda

Donasi

Layanan

DT Peduli Sumbar Dampingi Ratusan Karyawan Budiman Swalayan Perbaiki Bacaan Al-Qur’an
 

 

DT Peduli Sumbar Dampingi Ratusan Karyawan Budiman Swalayan Perbaiki Bacaan Al-Qur’an

Dipublish pada:

05 Oct 2026


DTPEDULI.ORG | PADANG — Kesibukan bekerja tidak menghalangi ratusan karyawan Budiman Swalayan untuk terus belajar dan memperbaiki bacaan Al-Qur’an. Lebih dari 300 karyawan mengikuti pendampingan dan pembelajaran tahsin Al-Qur’an yang digelar DT Peduli Sumatera Barat bersama manajemen Budiman Swalayan di Masjid Istiqomah, Kota Padang.

Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (12/9/2026) tersebut digelar dalam beberapa sesi, yakni Sabtu pagi dan sore serta Ahad pagi dan sore. Para peserta dibagi ke dalam sejumlah kelompok tahsin untuk mendapatkan pendampingan sesuai kemampuan masing-masing.

WhatsApp Image 2026-10-05 at 19.42.41.jpeg 381.03 KB

Pembelajaran difokuskan pada perbaikan makhraj, tajwid, dan kelancaran membaca Al-Qur’an. Pembagian kelompok dilakukan agar peserta dapat mengikuti proses belajar secara lebih intensif.

Di tengah aktivitas pekerjaan, para karyawan meluangkan waktu untuk belajar bersama dan memperbaiki bacaan Al-Qur’an. Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung.

WhatsApp Image 2026-10-05 at 19.35.49.jpeg 433.9 KB

Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi motivasi Qurani yang disampaikan Pimpinan DT Peduli Sumatera Barat, Fabyan Andara Pratama. Ia mengajak para peserta menjadikan Al-Qur’an sebagai bagian dari kehidupan, termasuk dalam menjalankan aktivitas pekerjaan.

“Kita ingin membangun budaya bahwa bekerja dan belajar Al-Qur’an bukanlah dua hal yang terpisah. Justru ketika seseorang dekat dengan Al-Qur’an, in sya Allah pekerjaannya akan memiliki nilai yang lebih besar karena dilakukan dengan niat ibadah, kejujuran, dan penuh tanggung jawab,” ujar Fabyan.

Ia juga mengingatkan peserta agar tidak merasa malu untuk terus belajar dan memperbaiki bacaan Al-Qur’an.

WhatsApp Image 2026-10-05 at 19.37.27.jpeg 415.51 KB

“Tidak perlu malu kalau hari ini bacaan kita masih banyak yang harus diperbaiki. Yang penting mau belajar dan terus memperbaiki. Allah melihat kesungguhan kita. Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi awal tumbuhnya kecintaan kepada Al-Qur’an, bukan hanya ketika mengikuti tahsin, tetapi menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Melalui kegiatan tersebut, DT Peduli Sumatera Barat dan manajemen Budiman Swalayan mendorong agar pembelajaran Al-Qur’an tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat, tetapi dapat berkembang menjadi bagian dari budaya belajar di lingkungan kerja.

Baca Juga : Di Tengah Udara Tak Sehat, DT Peduli Sumbar Bagikan 1.250 Masker untuk Warga

Penulis : Fabyan Andara 

Penyunting : Cristi A. Sarif 

Ditulis Oleh:

Administrator