Dipublish pada:
DTPEDULI.ORG | SURABAYA – Keterbatasan ekonomi dapat menjadi tantangan bagi keluarga dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak. Mulai dari tunggakan biaya sekolah hingga kebutuhan buku pelajaran, persoalan tersebut terkadang membuat anak kesulitan mengikuti kegiatan belajar.
Melihat kondisi ini, Daarut Tauhiid (DT) Peduli Jawa Timur (Jatim) menyalurkan bantuan melalui program Bantuan Gharimin untuk membantu keluarga mustahik memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak mereka.
Bantuan diberikan kepada sejumlah penerima manfaat yang mengalami kesulitan melunasi kewajiban biaya pendidikan. Dukungan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga sekaligus membantu anak-anak tetap melanjutkan pendidikan.
Salah satu penerima manfaat adalah Tony, seorang penyandang disabilitas daksa. Bantuan yang diterimanya digunakan untuk membantu melunasi tunggakan biaya daftar ulang serta pembayaran buku sekolah anaknya di SD Raden Paku.
Bantuan serupa juga disalurkan kepada Mierda untuk membantu melunasi tunggakan biaya sekolah anaknya di SMP Muhammadiyah 9 Surabaya.
Sementara itu, Ardian menerima bantuan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anaknya yang bersekolah di SD Al Huda Surabaya. Sebelumnya, keterbatasan ekonomi membuat keluarga Ardian kesulitan melunasi tunggakan biaya sekolah. Kondisi tersebut bahkan berdampak pada kehadiran anaknya di sekolah.
“Karena nggak ada biaya untuk melunasi tagihan sekolah, jadi anaknya kalau hari Senin dan Selasa dia nggak masuk, Mbak. Selain nggak punya seragamnya, ketentuan dari sekolah juga harus dibayar terlebih dahulu tunggakannya,” ungkap Ardian.
Penerima manfaat lainnya adalah Ibu Nurul, seorang penyandang disabilitas daksa. Bantuan yang diterimanya digunakan untuk melunasi tunggakan biaya sekolah anaknya di MTs Negeri 1 Surabaya sekaligus membantu memperbaiki sepeda motor yang digunakan untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Bagi Nurul, bantuan tersebut menjadi kelegaan tersendiri karena dapat membantu menyelesaikan tunggakan pendidikan anaknya sekaligus meringankan beban kebutuhan keluarga.
“Alhamdulillah, terima kasih ya, Mbak. Akhirnya saya bisa melunasi biaya tunggakan anak saya, dan saya bisa memperbaiki motor saya yang harus diservis,” tutur Nurul.
Melalui program Bantuan Gharimin, DT Peduli Jatim berupaya hadir di tengah keluarga mustahik yang menghadapi kesulitan ekonomi, terutama ketika kondisi tersebut berdampak pada pemenuhan kebutuhan pendidikan anak.
Bantuan ini menjadi salah satu ikhtiar untuk membantu keluarga menyelesaikan kewajiban biaya pendidikan agar anak-anak dapat kembali mengikuti kegiatan belajar dengan lebih tenang. Selain itu, dukungan yang diberikan juga diharapkan dapat mengurangi beban orangtua dalam memenuhi kebutuhan keluarga.
DT Peduli Jatim meyakini bahwa keterbatasan ekonomi tidak seharusnya menghalangi anak-anak untuk memperoleh kesempatan belajar dan meraih masa depan yang lebih baik.
Melalui dukungan para donatur dan kepedulian berbagai pihak, DT Peduli Jatim terus berupaya menyalurkan amanah kepada masyarakat yang membutuhkan. Setiap bantuan yang diberikan diharapkan tidak hanya meringankan beban keluarga, tetapi juga menjaga harapan agar anak-anak dapat terus melanjutkan pendidikan dan menggapai cita-cita mereka.
Baca Juga : DT Peduli Jatim Bersama FOZ Jatim dan Meratus Foundation Kirim Bantuan untuk Penyintas Gempa NTT
Penulis: Kia
Penyunting: Cristi A. Sarif