Gerobak Barokah, Ikhtiar DT Peduli Jakarta Bangun Kemandirian Ekonomi dan Spiritual
DT Peduli Jakarta meluncurkan Gerobak Barokah, program pemberdayaan ekonomi dan spiritual bagi pedagang UMKM di Rawamangun melalui bantuan sarana usaha dan pembinaan tahsin Al-Quran.

DTPEDULI.ORG | JAKARTA — Daarut Tauhiid (DT) Peduli Jakarta meluncurkan Program Gerobak Barokah bagi pedagang usaha mikro di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur, pada Kamis (24/9/2026). Program ini tidak hanya memberikan dukungan berupa sarana usaha, tetapi juga memadukannya dengan pembinaan keagamaan melalui kegiatan tahsin Al-Qur’an bagi para pedagang binaan.
Melalui program ini, DT Peduli Jakarta berupaya mendukung para pedagang agar memiliki sarana usaha yang lebih layak sekaligus memperoleh pendampingan spiritual. Kegiatan tahsin menjadi bagian dari pembinaan rutin yang diharapkan dapat membantu para penerima manfaat memperbaiki bacaan Al-Qur’an dan memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
Tim Program DT Peduli Jakarta, Wardah, menjelaskan bahwa pemberdayaan ekonomi perlu berjalan beriringan dengan pembinaan spiritual.
“Kami percaya bahwa suksesnya sebuah usaha tidak hanya diukur dari nominal omzet, tetapi juga dari keberkahan ikhtiar dan dekatnya pelaku usaha kepada Allah Swt. Melalui peluncuran Gerobak Barokah yang dipadukan dengan kegiatan tahsin rutin ini, kami ingin para pedagang binaan di Rawamangun tidak hanya tangguh secara ekonomi, tetapi juga mantap secara spiritual,” ujarnya.
Pendampingan juga menjadi bagian penting dalam keberlanjutan program. Staf Program DT Peduli Jakarta, Komala, menyampaikan bahwa penyerahan bantuan merupakan awal dari proses pembinaan bagi para penerima manfaat.

“Penyaluran Gerobak Barokah ini adalah awal dari proses pendampingan yang panjang. Tim program DT Peduli Jakarta akan terus memantau perkembangan usaha para pedagang binaan sekaligus memastikan mereka istiqamah mengikuti pembinaan rutin agar rezeki yang didapat benar-benar berkah,” jelasnya.
Selain pendampingan usaha, kegiatan ini diisi dengan pembinaan tahsin yang disampaikan oleh Ustaz Ikhsan. Melalui kegiatan tersebut, para pedagang diajak memperbaiki bacaan Al-Qur’an sekaligus menjadikan aktivitas mencari nafkah sebagai bagian dari ikhtiar yang bernilai ibadah.
“Berdagang adalah profesi mulia yang dicontohkan oleh Rasulullah saw. Melalui majelis tahsin ini, kita belajar memperbaiki bacaan Al-Qur’an sekaligus meluruskan niat agar setiap peluh dan ikhtiar mencari nafkah lewat Gerobak Barokah ini bernilai pahala dan membawa ketenangan jiwa,” tuturnya.
Salah seorang penerima manfaat, Habiba, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan dan pendampingan yang diberikan DT Peduli Jakarta.
“Saya dan kawan-kawan pedagang di Rawamangun sangat bersyukur dan berterima kasih kepada DT Peduli Jakarta dan para donatur. Selain mendapat bantuan gerobak yang bagus dan layak untuk jualan, kami juga dirangkul untuk belajar mengaji bersama. Ini jadi pendorong semangat buat kami,” ungkapnya.
Dukungan juga disampaikan oleh Fachruddin, Ketua RT setempat. Ia menilai program tersebut dapat membantu para pedagang dalam menjalankan usaha sekaligus mendukung perekonomian keluarga.
“Kehadiran program Gerobak Barokah dari DT Peduli Jakarta sangat membantu warga kami di Rawamangun. Bantuan ini tidak hanya mempercantik dan merapikan sarana jualan UMKM lokal, tetapi juga mengangkat perekonomian keluarga prasejahtera di lingkungan kami,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), Bachruddin, menyambut baik kegiatan tahsin yang menjadi bagian dari program pemberdayaan tersebut.
“Kami dari pihak DKM sangat mendukung sinergi kebaikan ini. Masjid dan musala menjadi lebih hidup dengan adanya kegiatan tahsin bagi para pedagang binaan DT Peduli. Semoga program ini mendatangkan keberkahan yang melimpah bagi seluruh warga Rawamangun,” tambahnya.
Kegiatan peluncuran ditutup dengan doa bersama untuk para donatur dan kelancaran usaha para pedagang binaan. Melalui Program Gerobak Barokah, DT Peduli Jakarta berharap dukungan sarana usaha yang disertai pendampingan berkelanjutan dapat membantu para penerima manfaat mengembangkan usaha sekaligus memperkuat pembinaan keagamaan.
Baca Juga : Sinergi Pemberdayaan, DT Peduli Jakarta dan PLN Icon Plus Tinjau Kesiapan Budidaya Ikan
Penulis : Revaldy
Penyunting : Cristi A. Sarif



