Ekonomi Lubuk Linggau3 menit baca

DT Peduli Lubuklinggau dan KUA Lubuklinggau Barat 1 Kolaborasi Berdayakan Ekonomi Umat

DT Peduli Lubuklinggau dan KUA Lubuklinggau Barat 1 berkolaborasi menyalurkan bantuan pemberdayaan ekonomi kepada 10 penerima manfaat untuk kemandirian usaha.

1000019929
1000019929

DTPEDULI.ORG | LUBUKLINGGAU — Daarut Tauhiid (DT) Peduli Lubuklinggau berkolaborasi dengan Kantor Urusan Agama (KUA) Lubuklinggau Barat 1 menyalurkan bantuan pemberdayaan ekonomi kepada 10 penerima manfaat melalui program KUA Pemberdayaan Ekonomi Umat. Penyerahan bantuan secara simbolis dilaksanakan pada Kamis (17/9/2026) di Kantor KUA Lubuklinggau Barat 1, sebagai bagian dari rangkaian Impact & Collaboration Forum (Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Nasional 2026).

Program ini bertujuan mendukung kemandirian ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan dana zakat dan kolaborasi antar lembaga. Sebanyak 10 penerima manfaat memperoleh dukungan untuk mengembangkan usaha yang telah dijalankan.

Usaha para penerima manfaat cukup beragam, mulai dari penjualan ayam potong, warung, usaha makanan dan minuman, pangkas rambut, hingga laundry rumahan. Bantuan disesuaikan dengan kebutuhan usaha masing-masing agar dapat mendukung kegiatan operasional dan pengembangan usaha.

1000019928.jpg

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kantor Layanan (KL) DT Peduli Lubuklinggau, Andian Pradita, bersama Staf Program DT Peduli Lubuklinggau, Dimas. Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Kepala KUA Lubuklinggau Barat 1, Suriyadi, S.H.I.

Bantuan yang diberikan berupa modal usaha dan sarana pendukung usaha. Dukungan ini diharapkan dapat membantu penerima manfaat mengembangkan usaha, memenuhi kebutuhan operasional, serta membuka peluang peningkatan pendapatan keluarga.

Kepala KL DT Peduli Lubuklinggau, Andian Pradita, menyampaikan bahwa program pemberdayaan tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan, tetapi juga pada upaya mendorong penerima manfaat agar semakin mandiri secara ekonomi.

“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mengembangkan usaha yang sudah dijalankan. Bagi kami, pemberdayaan bukan hanya tentang memberikan bantuan, tetapi bagaimana bantuan tersebut bisa menjadi pijakan agar penerima manfaat semakin kuat secara ekonomi dan ke depannya mampu memenuhi kebutuhan keluarganya secara mandiri,” ujar Andian.

Ia menambahkan, kolaborasi dengan KUA Lubuklinggau Barat 1 menjadi salah satu langkah untuk memperluas manfaat zakat melalui program pemberdayaan yang tepat sasaran.

“Kolaborasi seperti ini menjadi langkah bersama untuk menghadirkan manfaat zakat secara lebih luas dan tepat sasaran. Mudah-mudahan sinergi ini terus berlanjut dan semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat dari program pemberdayaan ekonomi umat,” tambahnya.

Kepala KUA Lubuklinggau Barat 1, Suriyadi, S.H.I., turut mengapresiasi sinergi yang terjalin bersama DT Peduli Lubuklinggau. Ia berharap bantuan tersebut dapat menjadi penyemangat bagi para penerima manfaat untuk terus mengembangkan usaha mereka.

“Kami sangat mengapresiasi kolaborasi bersama DT Peduli Lubuklinggau. Bantuan ini mudah-mudahan dapat menjadi penyemangat bagi para penerima manfaat untuk terus mengembangkan usahanya. Kami berharap bantuan yang diterima dapat dikelola dengan baik dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi keluarga masing-masing,” ungkap Suriyadi.

Salah seorang penerima manfaat, Maryamah, yang menjalankan usaha ayam potong, juga menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterimanya. Ia berharap dukungan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan usaha dan mendukung keberlangsungan usahanya.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur mendapatkan bantuan ini. Bantuan ini sangat berarti untuk usaha ayam potong yang saya jalankan. In sya Allah akan saya gunakan sebaik-baiknya untuk menambah kebutuhan usaha. Terima kasih kepada DT Peduli dan KUA Lubuklinggau Barat 1 yang sudah membantu kami. Semoga usaha saya bisa semakin berkembang dan bisa terus memenuhi kebutuhan keluarga,” tutur Maryamah.

Melalui program KUA Pemberdayaan Ekonomi Umat, DT Peduli Lubuklinggau dan KUA Lubuklinggau Barat 1 berharap bantuan yang diberikan dapat menjadi pijakan bagi penerima manfaat untuk memperkuat usaha dan meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga.

Kolaborasi ini juga menjadi bagian dari upaya mengoptimalkan pemanfaatan dana zakat untuk pemberdayaan masyarakat. Dengan dukungan yang sesuai kebutuhan, pelaku usaha mikro diharapkan dapat terus berkembang dan berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan keluarga masing-masing.

Baca Juga : DT Peduli Lubuklinggau Lakukan Survei Calon Penerima Program Pemberdayaan Umat Berbasis KUA

Penulis : Martiyas Saputra / H.Q

Penyunting : Cristi A. Sarif

Penilaian Pembaca

Belum ada penilaian
Seberapa bermanfaat tulisan ini?