Tanding di Tingkat Nasional, Bardan Persembahkan Perak

Seperti kata pepatah, hasil tidak akan pernah menghianati usaha, mimpi Bardan Subulan untuk bisa tanding silat hingga tingkat Nasional akhirnya terpenuhi. Tidak hanya itu, siswa kelas XII IPS SMA Adzkia Daarut Tauhiid ini berhasil mewakili Provinsi Banten dan mendapatkan Juara II (Medali Perak) Lomba Silat ajang Pekan Olahraga dan Seni Antar Pondok Pesantren tingkat Nasional (Pospenas).

Seperti diketahui pada berita-berita sebelumnya, siswa kelahiran Garut ini memang telah kerap mendulang prestasi di berbagai ajang lomba silat Tapak Suci dengan kategori seni tunggal.

“Maaf belum bisa memberikan hasil maksimal,” tutur Bardan usai mendengarkan hasil pengumuman lomba di Bandung, Kamis (28/11).

Meski tampak kecewa, Bardan harus legowo menerima keputusan juri Pospenas. Putra pertama dari pasangan Alm. Maosul Arie dan  Teni Winarti sudah mempersiapkan momentum ini sejak duduk di bangku SMP.

Hal senada diungkapkan Wakil Kepala SMA Adzkia bidang Kesiswaan, Ustazah Rina. Menurut ustazah yang setiap harinya juga diamanahkan sebagai Guru Bimbingan Konseling ini, Bardan memang selama ini sangat concern dengan olahraga Silat. Ia pun mengerti atas kekecewaan yang dialami Bardan usai mendengarkan pengumuman.

“Sedih merupakan hal yang wajar. Namun dengan membawa pulang Medali Perak, Sekolah sudah sangat mengapresiasi perolehan prestasi dari Bardan. Apalagi ini sudah sampai tingkat Nasional. Yang terpenting, Bardan sudah memberikan usaha terbaiknya. Hasilnya ya kita kembalikan lagi ke Allah, karena ikhtiarnya sudah maksimal dilakukan. Apalagi nanti sertifikat yang didapat bisa digunakan untuk mengajukan pendaftaran di Perguruan Tinggi Negeri,” pungkas Ustazah Rina.(HumAdz)