Longsor di Sumedang, DT Peduli Bantu Operasi SAR dan Pemulihan Situasi

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari BPBD Prov. Jabar (diperbarui: 10/1/2021), longsor yang terjadi di Kec. Cimanggung, Kab. Sumedang ini mengakibatkan 14 unit rumah rusak berat. Tak hanya itu, longsor juga mengakibatkan 1 unit masjid rusak sedang, 18 orang luka-luka, dan 13 orang meninggal dunia.

Sejak hari pertama kejadian Sabtu (9/1), Daarut Tauhiid (DT) Peduli menerjunkan tim Satguna ke lokasi dan membagi tim ke dalam beberapa bagian. Salah satu tugasnya adalah sebagai SO (Safety Officer) yang bertugas mengawasi retakan tanah yang berpotensi menjadi longsor susulan.

"Di sini kami tim kemanusiaan DT Peduli juga memberi dukungan berupa suplemen dan logistik untuk para relawan yang bertugas di lapangan dengan membuka dapur hangat yang menyediakan kopi, madu, camilan, dan APD (masker dan hand sanitizer). Ini semua adalah bagian dari kolaborasi bersama tim," ujar Andri, Manager Sosial Kemanusiaan DT Peduli yang juga ikut terjun ke lokasi bencana.

Andri menambahkan, bantuan ini diharapkan dapat membantu tim relawan di lapangan dan akan di lokasi hingga 7-8 hari kedepan dengan kekuatan delapan personil.

"Semoga dengan adanya bantuan ini bisa membantu teman-teman di lapangan. Insya Allah DT Peduli masih akan bersiaga di lokasi hingga 7 hari ke depan dengan kekuatan 8 personil tim kemanusiaan yang dibagi ke beberapa bagian tugas," lanjutnya. (M. Azril/Astri)