Dipublish pada:
DTPEDULI.ORG | BANJARMASIN – Jarang terjamah bantuan sosial, Tim Daarut Tauhiid (DT) Peduli Kalimantan Selatan (Kalsel) berjuang menuju Pulau Kubut. Perjalanan dimulai dari Kantor DT Peduli Kalsel pada Rabu, (11/2), dengan menempuh perjalanan darat selama satu jam. Setibanya di dermaga, lanjut dengan menyebrangi sungai menggunakan perahu untuk sampai di Pulau Kubut.
Senyum hangat warga lokal menyambut kedatangan Tim DT Peduli Kalsel. Puluhan mushaf al-Qur’an disalurkan kepada TPQ yang ada di sana. Selain itu, Tim DT Peduli Kalsel juga menyalurkan Paket Ibadah untuk para janda dan lansia (lanjut usia).
"Aku menemukan diriku kembali ketika blusukan ke pelosok desa ini. Rasanya seperti mendapat suntikan energi semangat untuk terus meng- upgrade diri agar bisa lebih bermanfaat bagi sekitar. Banyak-banyak bersyukur atas pelajaran berharga hari ini, kata Rahmawati, Perwakilan Amil DT Peduli Kalsel.
Kehadiran bantuan ini membawa suasana haru sekaligus bahagia bagi Warga Pulau Kubut. Hal ini tergambar jelas dari penuturan mereka yang menerima manfaat secara langsung. "Senang sekali hari ini dapat Iqro baru. Sebelumnya kami harus bergantian karena banyak yang sudah rusak dan robek. Sekarang saya jadi lebih semangat mengaji supaya cepat bisa baca al-Qur'an dan membanggakan orangtua,” kata Azila, Santriwati TPQ Pulau Kubut.
Selanjutnya ada Nenek Sabariah (65 tahun), yang berterima kasih atas bantuan yang diberikan. "Alhamdulillah, terima kasih banyak nak sudah jauh-jauh datang ke sini menyeberang sungai hanya untuk melihat kami. Paket ibadah ini sangat berarti, apalagi buat kami yang sudah tua dan jarang bisa pergi ke kota untuk beli perlengkapan baru. Semoga Allah membalas kebaikan kalian semua," tuturnya.
Bagi DT Peduli Kalsel, kegiatan ini bukan sekadar membagikan barang, melainkan tentang mengirimkan pesan kepada saudara-saudara di pelosok bahwa mereka tidak sendirian. Lalu, setiap al-Qur'an yang dibaca dan setiap sujud para lansia dengan perlengkapan ibadah barunya, in sya Allah akan menjadi pahala jariyah yang terus mengalir bagi para donatur.
Baca Juga : Dinding Kayu Tak Lagi Pilu: Air Mata Acil Jamsah Saat DT Peduli Wujudkan Rumah Impian
Penulis : Hery
Penyunting : Cristi A. Sarif