DT Peduli Karawang dan BPKH RI Resmikan Asrama Santri Yayasan Global Cahaya Nubuwwah Insani

PURWAKARTA – DT Peduli Karawang bersama Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) RI meresmikan Asrama Santri Yayasan Global Cahaya Nubuwwah Insani (GCNI), Sabtu (4/9). Peresmian ini menjadi rangkaian terakhir pembangunan gedung asrama santri Yayasan GCNI ini.
 
Ketua Yayasan GCNI, Nadratuzzaman, dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada BPKH dan DT Peduli.

 "Alhamdulillah, kami bersyukur kepada Allah, kini tempat fasilitas tempat tidur santri lebih baik. Harapannya, anak-anak santri lebih bersemangat belajar. Fasilitas ini menunjang untuk menjadi pendidikan modern, sehingga kalau sudah modern maka akan siap di dunia internasional dan menjadi calon-calon leader di pentas global," kata Nadratuzzaman.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama DT Peduli, Muhammad Bascharul Asana, atau akrab disapa Ruly, mengungkapkan gedung asrama santri ini terdiri atas 2 lantai dan 8 ruangan  dengan kapasitas 32 santri. Pembangunan Gedung ini pun, lanjut Ruly, diamanahkan BPKH RI kepada DT Peduli sebagai gerbang awal untuk membuka kerja sama program-program lain.

"Alhamdulillah, pembangunan asrama santri Yayasan GCNI ini telah selesai dan kita resmikan, tentu harapannya ini dapat membantu para santri untuk meningkatkan kualitasnya, dan menjadi gerbang awal untuk membuka kerjasama lainnya dengan DT Peduli", ujar Bascharul Asana.

Anggota Pengurus BPKH RI bagian Kesekretariatan dan Kemaslahatan, Rahmat Hidayat meresmikan dan menyerahkan langsung gedung asrama santri ini.  Dalam sambutannya, Rahmat menjelaskan sumber dana pembangunan asrama dan betapa pentingnya pendidikan bagi umat Islam.

"BPKH memiliki Dana Abadi Umat yang dialokasikan untuk program kemaslahatan umat, seperti pilar dakwah, ekonomi pemberdayaan, kesehatan dan pendidikan. Pendidikan ini yang selalu menjadi titik lemah umat Islam, sehingga dengan adanya fasilitas yang lebih baik untuk santri ini, semoga dapat mendukung untuk peningkatan kualitas penddidikan,” ujar Rahmat. (Fuad/Astri)