DT Peduli Bogor Bantu Ibnu Sabil Pulang ke Tanah Minang

Jon Afrialdi akhirnya bisa pulang ke Tanah Minang setelah Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Daarut Tauhiid (DT) Peduli Bogor menyalurkan bantuan ongkos kepulangannya.

 

Sejak Jumat (17/1) lalu, lelaki paruh baya ini menginjakakn kaki ke Jakarta. Bukan tanpa sebab, kedatangannya untuk menengok Muhammad Fauzan anak bungsunya yang sedang sakit. Selama Fauzan menimba ilmu di SMP Al-Qalam, Jon tidak pernah menengok anak kesayangannya. Hingga pada akhirnya Jon nekad berangkat dari Padang menuju Jakarta menggunakan mobil bus demi menengok si bungsu di Ponpes.

 

Setelah melepas rindu dengan Fauzan, Jon kehabisan bekal untuk perjalanan pulang. Sejak dirinya memutuskan resign tahun 2013 dari Pengadilan Negeri Padang, dirinya berprofesi sebagai buruh serabutan di Rimbo Tarok sehingga tak ada penghasilan tetap. Seluruh simpanannya sudah habis digunakan untuk kebutuhan sehari-hari di kampong, bahkan membawa bekal ke Jakarta pun dengan uang pas-pasan.

 

“Di kampung saya kerja serabutan. Ada orang suruh apapun bisa asal hasil uangnya halal, akan saya lakukan,” tutur mantan Panitera PN Padang ini.

 

Tanpa pikir panjang, dirinya menyusul anak lelakinya Muhammad Fajar di Bogor. Selama di Bogor, Jon tinggal bersama Fajar di sebuah kontrakan di daerah Dramaga, Kabupaten Bogor. Fajar sendiri datang merantau ke kota Hujan demi mengenyam pendidikan dan mengubah nasib.

 

Saat ini, Fajar melakoni dua profesi sekaligus, yakni sebagai mahasiswa dan juga karyawan di salah satu kedai kopi di Yasmin. Selama beberapa hari, Fajar tinggal seadanya bersama ayahnya.

 

Ikhtiar Jon dilakukan demi bisa pulang ke kampung halaman. Hingga pada akhirnya, Jon mencoba memberanikan diri menghubungi DT Peduli Bogor. Mendengar informasi tentang Jon, DT Peduli langsung melakukan survei ke kontrakan Fauzan.

 

Sebagai wujud kepedulian kepada ibnu sabil, DT Peduli Bogor memberikan bantuan berupa tiket pulang bis NPM jurusan Bogor-Padang dan uang saku untuk bekal di perjalanan. Harapan Jon untuk bisa pulang ke Tanah Minang akhirnya tercapai. Dirinya akan pulang pada Rabu (22/1).

 

“Terima kasih DT Peduli, semoga Allah berikan balasan kebaikan yang banyak,” ujar Jon. (SNS)