Wujudkan Rumah Harapan Untuk Zai Ipul, Penyandang Disabilitas
Terhimpun
Rp. 2,946,747
385
dari
Rp. 100,000,000

Wujudkan Rumah Harapan Untuk Zai Ipul, Penyandang Disabilitas

Zai Saipul Iman (46), seorang penyandang disabilitas yang berasal dari Desa Panyingkiran, Rawamerta, Kabupaten Karawang. Kondisi beliau yang tidak bisa berjalan sejak duduk di kelas 4 SD, karena mengidap penyakit yang membuat kakinya tak dapat berjalan. Seiring waktu, orangtuanya berpisah dan beliau dirawat oleh neneknya sampai usia 17 tahun.  Pada saat remaja dengan keadaan fisik tidak bisa berjalan normal,  Zai Saipul Iman menggeluti berbagai pekerjaan mulai dari buruh kuli bangunan, jualan, menjahit dan sebagainya, demi mencukupi kebutuhan hidup.

Aktivitas sehari-hari beliau hanya bisa merangkak dari satu tempat ke tempat lain hingga ujung lututnya menghitam.




Motor rakitan khusus pengemudi disabilitas menjadi media andalan, yang dapat digunakan untuk berjualan maupun mengantar istrinya.

Sejak kecil beliau hidup bersama saudara-saudaranya dari rumah ke rumah. Beliau sempat juga tinggal di mushola sekaligus membantu memakmurkan dan menjaga kebersihannya.


Setelah menikahi Cacih (47) yang merupakan seorang  penyandang disabilitas juga, Zai Saepul Iman bersama sang istri tinggal bersama bibinya di dusun Krajan Dua, Desa panyingkiran.


Sebagai seorang kepala keluarga tentu berkeinginan memiliki rumah sendiri, agar lebih leluasa hidup bersama walaupun sederhana yang penting bisa menjalani hidup dengan keluarga baru nya. Berbagai usaha kini beliau coba jalani seperti bantu menjualkan daging, telor asin dan vermak jahit.


Meski demikian, hasil dari usaha jualan dan menjahit tersebut belum dapat memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Adapun upah yang diterima, sekitar 10-30rb dari pekerjaannya, yang hanya cukup untuk makan sehari-hari. Sehingga masih sangat jauh untuk memenuhi keinginannya membangun rumah bagi keluarganya. 


Di tengah keterbatasan fisik yang dimilikinya, Zai Saipul Iman termasuk orang yang rajin melaksanakan sholat di mesjid dan rajin bersih-bersih masjid. Menurutnya, kewajiban ibadah harus senantiasa dilakukan selama kita masih sanggup melaksanakannya.


Semoga harapan Zai Saipul Iman membangun rumah untuk keluarganya bisa segera terwujud. Melalui rizki yang Allah titipkan pada kita, untuk Zai Saipul Iman dan keluarga kecilnya

Donasi Sahabat Peduli:
Laporan Belum Diupload

WA 1

WA 2