DT Peduli
Terhimpun

Rp 2.706.737

Share:

Terkatung-katung di Lautan, Warga Etnis Rohingya Butuh Bantuan

Hampir seratus warga etnis Rohingya ditemukan nelayan Aceh di tengah lautan. Rupanya, sudah berminggu-minggu mereka terkatung-katung tanpa arah dan tujuan.

Karena konflik di negara asalnya, Myanmar, mereka terpaksa mengungsi ke berbagai negara dengan perlengkapan dan perbekalan seadanya. Mereka sama sekali tak punya pilihan selain berlayar mencari perlindungan.

Perjalanan yang harus mereka lewati pun bukan tanpa rintangan. Berminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan mereka mengarungi lautan. Tak sedikit dari mereka yang mati di perjalanan karena sakit dan kelaparan atau tenggelam di lautan.

Setelah merapat ke pantai, 99 warga etnis Rohingya yang didominasi perempuan dan anak-anak ini akhirnya dievakuasi pada Kamis (25/6). Untuk sementara, para pengungsi ini ditempatkan di bekas Kantor Imigrasi Lhokseumawe di Peuntet.

Karena alasan kemanusiaan, para nelayan di Aceh mengevakuasi mereka. Aksi para nelayan ini pun membuktikan, meskipun pandemi Covid-19 merenggut banyak jiwa, setidaknya nurani mereka tidak ikut mati karenanya.

Saat ini, para pengungsi membutuhkan uluran tangan kita untuk bisa menjalani hari-harinya. Adapun kebutuhan hidup yang saat ini mereka butuhkan adalah bahan pangan, hygiene kit (paket kebersihan), diapers (popok sekali pakai), perlengkapan tidur, dan makanan bayi. Mari bersama membantu para pengungsi etnis Rohingya dan jadikan masa pandemi ini sebagai masa kepedulian kepada sesama.

Donasi Sahabat Peduli:

  • Andika - Rp 150.077
  • Ratih Yuniastuti - Rp 50.875
  • holil - Rp 45.617
  • Ela - Rp 50.510
  • eko yunianto - Rp 20.509
  • Eka Wisdawati - Rp 100.503
  • M. Fauzan Abdi - Rp 200.483
  • Hamba Allah - Rp 1.000.470
  • Ikbar M Irsan - Rp 500.449
  • Linawati - Rp 20.448
  • Afanijar Ilmawati - Rp 45.431
  • Yanti Jono - Rp 50.249
  • Aditya Rahmat Ghifary - Rp 300.230
  • nalim - Rp 50.225
  • Tasnim - Rp 20.222
  • Andri Adi - Rp 50.220
  • eko yunianto - Rp 50.219