Tak Kuat, Bayi April Hembuskan Nafas Terakhir

DaarutDTauhiid (DT) Peduli Depok melakukan pendampingan kepada bayi bernama Nur Aprilia. April dipanggilnya, adalah anak pasangan Asep dan Dahlia.

Orang tua April tidak memiliki pekerjaan tetap. Ayahnya April, Asep hanya mengajar ngaji di lingkungannya. April berusia 5 bulan mengalami gizi buruk, down syndrome, flek paru, dan gangguan pada jantung.

Sejak tim DT mengunjunginya, beratnya hanya 3.6 Kg. Saat itu April berada di UGD RS. Fatmawati karena kondisinya masih buruk.

Pada 14 Oktober akhirnya April pulang dari RS Fatmawati karena kondisinya membaik. Berat badannya pun naik menjadi 4.15 Kg. Tapi saat Ahad (20/10) dini hari, kondisi April memburuk dan harus dilarikan ke RS. Suyoto hingga akhirnya pada Senin (21/10 ) siang April menghembuskan nafas terakhir.

Malamnya, tim DT Peduli masih mendampingi keluarga April untuk mengurusi jenazah dan memakamkan putrinya. Sejak awal DT Peduli Depok mendampingi April dengan men-support kebutuhan susu tinggi gizi yang dibutuhkan April.  

"Selain itu kami dukung juga kebutuhan dasar untuk keluarga April, karena dengan kondisi April dirawat sudah 2 bulan ini menjadikan pak Asep tidak punya penghasilan sama sekali," ujar tim Program DT Peduli Depok,Yoga. (Ya)