DT Peduli Siap Bantu Difabel dan Dhuafa Hadapi Covid-19

 

Sejak kehadirannya di tanah air, virus Corona tak hanya berdampak pada kesehatan masyarakat tetapi juga ekonomi. Dampak ini dirasakan berat oleh para pejuang keluarga yang menggantungkan hidup di jalanan maupun usaha kecil-kecilan.

 

Mereka adalah abang becak, ojeg, angkot, para pedagang keliling, dan para penyedia jasa lainnya. Tak terkecuali bagi para difabel binaan Daarut Tauhiid (DT) Peduli.

 

Jika sehari-hari mereka bekerja di panti pijat, kini mereka terpaksa menutup usahanya dan tidak mendapatkan penghasilan. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, mereka memanfaatkan persediaan bekal dan tabungan yang masih tersisa.

 

Kondisi sulit ini tak hanya dirasakan para difabel binaan DT Peduli. Namun di setiap penjuru negeri ini, masih banyak dhuafa dan difabel lainnya yang berjuang keras demi sesuap nasi. Karenanya, Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) DT Peduli akan membantu para didabel dan dhuafa melalui program berbagi sembako untuk difabel dan dhuafa.

"Program ini sebagai upaya membantu difabel dan dhuafa untuk menjalani hari-harinya di masa sulit ini," kata Direktur Program DT Peduli, Muhammad Ihsan, Senin (24/3).

Dilanjutkan Ihsan, saat ini DT Peduli pun membuka peluang bagi masyarakat untuk berbagi sembako kepada difabel dan dhuafa tanpa harus keluar rumah.

"DT Peduli memfasilitasi masyarakat untuk membantu difabel dan dhuafa. Jadi, tanpa keluar rumah pun sudah bisa membantu," jelas Ihsan. (Astri)